Abdhi Mujahid Jangan Bosan Jadi Orang Baik

Alat Musik Tradisional Jawa Barat

4 min read

alat musik jawa barat

Alat Musik Tradisional Jawa Barat seperti garam dalam sayur dalam kebudayaan Bumi Priangan ini. Sebut saja wayang golek atau tari jaipong, pasti diiringingi dengan alat musik tradisional supaya memberi warna yang memperkuat cerita atau pementasan acara tersebut.

Alat musik tradisional Jawa Barat  bermacam-macam. Terdapat banyak sekali cara yang digunakan untuk memainkan alat musik tradisional ini, seperti digoyang, ditiup, dipetik, dipukul bahkan digesek-gesek.

Penasaran dengan alat musik tradisional Jawa Barat ini ? Mari kita simak dan bahas satu per satu dalam artikel ini.

A. Alat Musik Jawa Barat

Jawa Barat memiliki alat musik yang sangat bermacam-macam mulai dari calung, angklung, kendang dan lain-lain.

Untuk menambah wawasan dan informasi kita, setidaknya ada 9 alat musik tradisional yang berasal dari Jawa Barat. Terdapat sejarah yang cukup menarik yang perlu kita ketahui dan juga cara memainkan dari alat musik ini, diantaranya :

1. Suling

alat musik jawa barat
educalingo.com

Suling merupakan instrumen musik yang sangat populer di seluruh Indonesia bahkan di kancah internasional. Suling dapat menghipnotis para pendengarnya karena mempunyai bunyi atau nada yang indah.

Alat musik tradisional ini terbuat dari bahan kayu atau bambu yang mempunyai lubang untuk mengatur nada. Jumlah lubang pada suling bermacam-macam, dimuali dari 4 lubang hingga 8 lubang sesuai dengan kebutuhan.

Suling dimainkan dengan cara ditiup pada bagian ujungnya dan menutup beberapa lubang suling  untuk menghasilkan nada yang diinginkan.

Dalam musik daerah Jawa Barat seringkali digunakan suling yang memiliki empat buah lubang seperti pada pementasan kesenian Gamelan Degung.

2. Karinding

karinding
jurnalposmedia.com

Karinding dimainkan dengan cara ditiup yang ditempelkan pada bibir sembari menyentil bagian ujungnya dengan menggunakan ujung telunjuk. Karinding terbagi menjadi dua macam, diantaranya adalah :

  • Karinding yang terbuat dari kayu yang hanya digunkana oleh wanita.
  • Karinding yang terbuat dari pelepah kawung atau pohon aren yang digunakan oleh pria.

Karinding pada awalnya digunakan untuk mengusir hama di sawah, karena memilikii suara yang rendah atau low decible.

Suara yang dihasilkan dari gesekan pegangan karinding dan ujung jari yang ditepuk-tepukan terdengar seperti suara hewan atau disebut juga dengan suara “ultrasonik”.

 Tetapi pada zaman sekarang karinding bisa dikolaborasikan atau digabungkan dengan alat musik lainya. 

3. Calung

alat musik jawa barat
inibaru.id

Calung adalah alat musik idiofon yang berarti sumber bunyi yang dihasilkan berasal dari bahan dasarnya sendiri. Alat musik Calung dimainkan dengan cara ditabuh atau dipukul pada bagian bilah atau ruas yang tersusun.

Calung terbuat dari bahan bambu, bambu yang digunakan adalah awi wujung atau bambu hitam, akan tetapi ada pula yang menggunakan jenis bambu ater yang berwarna hijau atau awi temen.

Calung terdiri dari 2 jenis yaitu jenis calung rantay dan calung jinjing yang memiliki perbedaan yang terdapat pada wilahan atau ruas bambu dan cara memainkanya.

4. Angklung

angklung jawa barat
hanyaberbagi.com

Angklung adalah salah satu alat musik yang cukup terkenal dan menjadi lambang bagi masyarakat suku Sunda.

Angklung adalah alat musik yang terbuat dari pipa-pipa bambu yang dipotong pada salah satu bagian ujungnya yang dirangkai dalam suatu bingkai.

Angklung dimainkan dengan cara digoyangkan yang menghasilkan bunyi atau nada yang berdasarkan besar kecilnya batang bambu. terdapat teknik dasar dalam permainan angklung, diantaranya :

  • Kurulung. Yang berarti getar, adalah teknik yang paling umum digunakan dimana tangan kanan memegang tabung dasar dan menggetarkan ke kiri-kanan berkali-kali.
  • Centok. Yang berarti sentak, dimana tabung dasar ditarik dengan cepat ke telapak tangan, sehingga menghasilkan bunyi satu kali atau stacato
  • Tengkep. Seperti kurulung namun satu tabung ditahan agar tidak ikut bergetar. Teknik ini menyebabkan angklung mengeluarkan nada asli atau satu melodi nada saja.

5. Kecapi

alat musik jawa barat
silontong.com

Kecapi merupakan alat musik yang dimainkan dengan cara dipetik dengan menggunakan jari tangan.

Kecapi biasanya memiliki 18 atau 20 dawai pada kecapi besar. Pada bagian bawah alat musik kecapi, diberi lubang resonansi yang memungkinkan suara bisa keluar.

Berdasarkan fungsinya alat musik kecapi dibagi menjadi dua bagian yaitu :

  • Kecapi indung

Kecapi ini digunakan sebagai pemimpin musik dengan cara memberikan intro, bridges dan interlude serta memberikan atau menentukan tempo.

  • Kecapi rincik

Kecapi rincik digunakan sebagai memperkaya iringan musik dengan cara mengisi ruang antar nada dengan frekuensi tinggi.

Berbeda dengan kecapi indung yang menggunakan 18 atau 20 dawai, kecapi rindik hanya menggunakan 15 dawai saja.

6. Celempung

alat musik jawa barat
bukalapak.com

Alat musik Celempung adalah alat musik yang hingga kini tidak diketahui asal mula keberadaanya, darimana dan kapan alat musik ini diciptakan.

Celempung terbuat dari bambu dengan diameter panjang sekitar 50 – 70 cm. Celempung digabungkan dengan beberapa celempung dan disatukan yang disebut dengan “Celempung Renteng”.

7. Jengglong

alat musik jawa barat
romadecade.com

Jengglong adalah alat musik sunda yang jarang sekali diketahui orang. Jengglong merupakan instrumen musik yang berfungsi sebagai pembuat nada dasar dan kerangka lagu pada kesenian gamelan.

Jengglong dimainkan dengan cara dipukul, alat pemukulnya terbuat dari kayu yang pada bagian ujungnya dililit oleh kain wol halus atau karet tipis yang diikatkan pada ujung pemukul yang dibentuk bulatan.

Hal ini dilakukan agar suara yang digunakan tidak terlalu kasar dan terasa enak ketika didengarkan.

Jengglong terbuat dari bahan dasar perunggu, kuningan, atau besi. Jenglong berbentuk bilah-bilah yang berderet di atas ruang suara atau resonator.

Bilah-bilah tersebut dibagi menjadi dua buah ancak yang terdiri dari 3 bilah dan permukaannya berpencong dengan diameter 30-40 cm.

8. Tarawangsa

tarawangsa
pesona.travel

Tarawangsa merupakan salah satu jenis kesenian rakyat Bumi Pasundan. Alat musik ini memiliki dua dawai yang terbuat dari kawat baja ataupun kawat besi.

Tarawangsa dimainkan dengan cara digesek, akan tetapi yang digesek hanya satu dawai saja sementara satu dawai lagi dimainkan dengan cara dipetik.

Instrumen musik ini seringkali dimainkan dengan sebuah alat petik tujuh dawai yang seperti kecapi yang disebut dengan Jentreng.

9. Rebab

rebab
iluteriaseverini.it

Rebab yaitu alat musik tradisional Jawa Barat yang sudah terkenal sejak abad ke-8 yang dibawa oleh para pedagang Timur Tengah yang berlayar ke Indonesia, Persia lebih tepatnya.

Rebab juga bisa kita temukan di daerah lain di Indonesia, bahkan menjadi salah satu alat musik tradisional Jambi.

Asal dari kata Rebab berasal dari kata Rabab yang berasal dari bahasa Persia yang berarti sedih. Pengertian ini sesuai dengan jenis lagu yang seringkali dimainkan pada rebab yaitu lagu ngalengis atau lagu yang sedih.

Pada zaman dahulu alat musik ini berbahan dasar tembaga dan mempunyai tiga buah senar atau dawai. Namun, lama kelamaan rebab menggunakan bahan kayu dan berbentuk seperti busur panah.

Rebab dimainkan dengan cara digesek seperti memainkan layaknya biola, akan tetapi tidak diangkat di bahu.

10. Arumba

arumba
saungangklung.com

Arumba adalah alat musik tradisonal yang tidak bisa dimainkan oleh sembarangan orang. Arumba diketahui dengan ensemble musik yang terbuat dari bambu (misalnya bambu hitam, wulung, bambu hijau).

Dan sudah ada sejak tahun 1960 di daerah Jawa Barat. Tangga nada yang dihasilkan oleh alat musik arumba yaitu pentatonis. Seiring berjalannya waktu berubah menjadi tangga nada diatonis.

Penutup

Itulah jenis-jenis alat musik tradisional Jawa Barat yang harus ketahui, terlebih lagi jika anda adalah orang jawa barat asli.

Abdhi Mujahid Jangan Bosan Jadi Orang Baik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *