Abdhi Mujahid Jangan Bosan Jadi Orang Baik

Cara Menanam Buah Naga

8 min read

Cara Menanam Buah Naga – Siapa yang tidak mengenal buah naga?

Buah yang satu ini, memiliki warna merah dan bersisik, layaknya Naga beneran dari cina. Walaupun begitu, buah ini sangat di gandrungi oleh orang-orang.

Buah yang memiliki banyak manfaat ini terkadang di jadikan jus oleh sebagian orang, karena untuk mengambil sebagian manfaat yang ada didalamnya.

Namun, tahukan anda! Bagaimana cara menanam buah naga?

Nah, kali ini Cakbagus akan membahas tentang cara menanam buah naga dari bibit hingga panen.

Penasaran kan!

Baca terus ya.

Asal-Usul Buah Naga

cara menanam buah naga
pixabay.com

Buah naga ialah buah sejenis pohon kaktus, buah ini berasal dari meksiko, amerika tengah, dan amerika selatan. Namun saaat ini buah naga di tanam di Negara Malaysia, Vietnam, Australia, dan Indonesia.

Buah naga memiliki nama latin “phitahaya” namun dalam bahasa inggris buah ini memiliki nama “Dragon Fruit”.

Asal Usul penamaan buah naga ini adalah dimulai pada tahun 1870-an, dibawa oleh orang Prancis dari Guyana ke Vietnam untuk dijadikan tanaman hias.

Sedangkan sama orang Vietnam dan Cina, diyakini bahwa buahnya membawa berkah. Karena itulah buah naga berjenis kaktus ini di letakan di antara patung dan diatas meja altar.

Buah ini memiliki warna merah yang mencolok diantara naga-naga yang hijau. Dari kebiasaan inilah buah naga ini di kalangan pendduduk Vietnam yang sangat terpengaruh budaya cina yang dikenal sebagai thang loy (buah naga).

Thang loy di terjemahkan kedalam eropa yang berbahasa Inggris dengan sebutan dragon fruit (buah naga).

Mengenal Buah Naga

cara menanam buah naga
pixabay.com

Tanaman buah naga adalah salah satu tanaman yang telah di budidayakan di Pulau Jawa seperti Malang, Jember, Pasuruan, dan daerah lainnya.

Buah naga memiliki bentuk yang unik dan menarik, memiliki kulit yang berwarna merah dan bersisik hijau sangat mirip dengan sisik naga.

Tanaman buah naga memiliki empat jenis buah naga, yaitu:

  1. Hylocereus Undatus (buah naga kulit merah berdaging putih).
  2. Hylocereus Costaricensis (buah naga kulit merah berdaging merah).
  3. Hylocereus Polyhizus (buah naga kulit merah berdaging merah).
  4. Selenicereus Megalanthus (buah naga kulit kuning berdaging putih).

Dilihat dari morfologinya, buah naga ini terdiri dari batang, akar, duri, bunga, dan buah.

Akar buah naga adalah akar serabut yang berkembang dalam tanah pada batang atas dikenal sebagai akar gantung.

Akar akan tumbuh di sepanjang batang pada bagian punggung sirip di sudut batang. Sedangkan pada bagian duri, akan tumbuh bunga yang mirip dengan bunga wijayakusuma.

Bunga yang tidak rontok akan berkembang dan menjadi buah.

Buah naga memiliki bentuk bulat dan agak sedikit lonjong, seukuran dengan buah alpukat. Sedangkan kulitnya berwarna merah menyala.

Sedangkan untuk buah naga hitam berwarna merah gelap, dan berwarna kuning untuk buah naga kuning. Di sekujur kulit buah naga dipenuhi dengan jumpai-jumpai yang di analogikan dengan sisik buah naga.

Oleh karena itu buah ini disebut buah naga.

Memilih Jenis Buah Naga

cara menanam buah naga
pixabay.com

Sebelum anda menanam buah naga, alangkah baiknya anda mengetahui terlebih dahulu jenis buah naga yang akan di tanam. Dibawah ini adalah jenis-jenis buah naga yang perlu anda ketahui.

Hylocereus Polyrhiuz

Buah naga jenis ini memiliki warna merah muda dan berdaging warna merah.

Jenis buah ini banyak orang menyebutnya dengan buah naga merah. Karena memiliki daging berwarna merah.

Namun pada bagian kulit bagian luarnya hampir sama dengan kulit jenis buah naga putih, yakni warna merah cerah namun sedikit pekat.

Rasa dari jenis buah naga ini lebih manis. Maka tak heran jika jenis buah naga ini memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan dengan buah naga putih.

Buah naga ini sering dijadikan jus buah, selain itu juga buah ini bisa di santap secara langsung. Karena buah ini memiliki beberapa khasiat, salah satunya adalah mengurangi resiko diabetes mellitus.

Hylocereus Undatus

Jenis buah naga ini memiliki warna merah dengan daging berwarna putih.

Jenis buah ini sering ditemukan di Indonesia. Jenis buah naga ini pula yang paling banyak di budidayakan di Indonesia. karena perawatannya yang mudah, bahkan jenis buah naga ini bisa tumbuh subur di media tanam pot.

Jenis buah naga ini juga sering disebut dengan buah naga putih. Karena daging buah ini memiliki warna putih meski pada kulit buah ini memiliki warna merah dan ujung sisiknya berwarna hijau.

Rasa yang dihasilkan dari jenis buah ini adalah asam dan sedikit manis. Biasanya buah ini di gunakan untuk es buah.

Selenicereus Megalanthus

Jenis buah berikutnya memiliki warna kuning dengan daging buah berwarna kuning. Berbeda dengan jenis buah naga sebelumnya.

Jenis buah naga ini memiliki ukuran yang dua kali lebih kecil dari jenis buah naga lainnya. Namun Jenis buah naga ini agak sulit di temukan di Indonesia.

Jenis buah ini hanya dapat ditemui di pasar swalayan modern karena harga yang ditawarkan dari jenis buah ini cukup tinggi.

Hylocereus Costaricensis

Jenis buah naga ini memiliki warna yang sangat merah.

Jenis buah naga ini sering disebut sebagai buah naga hitam. Tetapi sebenarnya warna dari buah ini bukan hitam, melainkan warna merah yang sangat pekat yang hampir mendekati hitam.

Warna hitam dari daging jenis buah naga ini dihasilkan dari pupuk alami yang bernama black natural.

Black natural tersebut berasal dari campuran komposisi pupuk kotoran sapi, cengkeh, ampas jamu, dan juga abu sekam.

Campuran semua bahan pupuk memiliki efek yang meningkatkan kandungan betakaroten pada buah naga, sehingga daging yang di hasilkan menjadi pekat.

Cara Membuat Bibit Buah Naga

cara menanam buah naga
lahan.co.id

Setelah mengetahui jenis-jenis buah naga diatas, langkah selanjutnya ada tinggal menentukan jenis buah naga apa yang akan anda tanam.

Berikut cara membuat bibit buah naga :

Sedikitnya ada dua cara untuk membuat bibit buah naga, yaitu dengan cara generatif (dari biji) dan vegetative (steak).

Namun disini Cakbagus lebih menyarankan memilih cara vegetativ (steak), karena hasilnya akan sama dengan induknya dan berbuahnya pun akan lebih cepat.

Anda hanya memilih induk yang bagus dan merawat bibit tersebut.

Kalau cara generatif, terkadang hasilnya berbeda dengan induknya, dan juga diperlukan tempat penakaran khusus. Cara ini jarang yang melakukan.

Jika ingin mendapatkan buah yang sempurna, anda perlu memilih tanaman induk yang baik. Karena sifat induknya nanti akan menurun pada anaknya termasuk buahnya.

Membeli Bibit

Cakbagus menyarankan untuk membeli bibit buah naga, jika anda pertama kali menanam buah naga dan tidak mempunyai indukan pohon buah naga.

Pilih bibit yang bagus dengan ciri-ciri sebagai berikut:

  • Umur bibit sudah dua bulan atau lebih.
  • Bertunas minimal empat.
  • Batang hijau sehat, tidak ada tanda-tanda penyakit.
  • Tinggi bibit (termasuk tunas baru) minimal 50 cm, lebih bagus kalau 85 cm.
  • Tanya penjualannya, induknya sudah berbuah berapa kali, minimal sudah berbuah tiga kali.
  • Jika anda membeli di olshop, tanya review pembeli sebelumnya.

Membuat bibit buah naga dengan metode stek.

Berikut cara membuat bibit buah naga dengan metode stek. Mungkin anda bisa mengikuti langkah-langkah sebagai berikut:

  • Mencari induk yang bagus yaitu: pernah berbuah minimal empat kali, besarnya 8 cm dan panjangnya pun 8 cm. carilah batang berwarna hijau kelabu, sehat keras dan tua. Calon bibit tidak boleh busuk dan terkena penyakit.
  • Memotong batang yang panjangnya 80-120 cm, sisakan 20% bagian induk agar tetap tumbuh. Yang 80% nantinya untuk dijadikan bibit. Setiap bibit usahakan mempunyai minimal empat calon tunas.
  • Kemudian, memotong batang yang akan di stek dengan panjang masing-masing 20-30 cm. bagian atas batang di potong rata dan pangkal bawahnya di potong meruncing. Pangkal bawahnya ini akan di tancapkan ke tanah.
  • Bagian bawah di celupkan ke fungisida untuk menghindari penyakit, namun ada juga yang mengganti fungisida dengan bawang merah.
  • Mengoleskan perangsang akar di pangkal bagian bawah lalu tancapkan ke polybeg yang berisi media tanam yang baik terbuat dari kompos, tanah, dan sekam padi dengan perbandingan 2:1 : ½.
  • Menyiram stek minimal 2 kali sehari. Pagi dan sore.
  • Setelah umur tiga minggu, anda boleh membuka naungan karena tunas pertama sudah muncul, ini bertujuan agar sinar matahari dapat sepenuhnya memberikan sinarnya.
  • Pada umur tunas dua bulan atau tingginya sekitar 50-80 cm, anda boleh memindahkan tunas ini ke tiang panjat. Jika bibit masih kecil, tunggu hingga umur tiga bulan, jika tunas tidak muncul, anggap saja bibit yang itu tidak berhasil.

Persiapan Menanam Buah Naga

cara menanam buah naga
gdmorganic.com

Kerja keras, modal, biaya, energi dan waktu yang anda investasikan di awal akan terbayar seumur hidup oleh buah naga.

Pohon ini biasanya berumur sampai dengan 20 tahun, dan lokasi serta perawatan yang tepat sekitar 10 bulan sudah berbuah.

Tanaman buah naga ini memerlukan banyak sinar matahari. Agar cepat berbuah ada beberapa kondisi yang harus di perhatikan.

  •  Memilih Lokasi Tanaman

cara menanam buah naga
ozym.blogspot.com

Memilih lokasi yang terbuka agar mendapatkan sinar matahari yang cukup, bersih dari rumput sawah dan juga rumput tetangga.

Jenis buah naga ini bisa hidup bagus di daerah dengan ketinggian 0-350 m diatas permukaan laut dan curah hujan 720 mm/tahun.

Kondisi yang terlalu basah dan kekurangan sinar matahari akan menyebabkan buah naga mengalami busuk batang.

  •  Membuat Tiang Panjatan

cara menanam buah naga
suherlin.com

Buah naga tumbuh meninggi namun batangnya tidak kokoh. Karena ia sejenis kaktus yang menyimpan air pada bagian batangnya.

Dengan kondisi ini, mau tidak mau petani buah naga harus membuat tiang panjat yang tingginya 1,5 meter. Di bagian atas berbentuk tanda tambah.

Tiang panjat bisa di buat dari beton atau pun kayu.

  •  Membuat Lubang Tanaman

cara menanam buah naga
bridbody.blogspot.com

Jika tiang panjat sudah selesai dibuat, langkah selanjutnya membuat lubang tanam.

  • Setiap tiang panjat dikelilingi empat lubang tanam.
  • Masing-masing ukuran lubang tanam yaitu 60 x 60 cm. Kedalamannya 25 cm.
  • Lubang tanam tersebut di isi media berupa campuran pupuk, tanah, dan pasir dan kapur pertanian jika ada. Memasukkan campuran tadi ke lubang tanam dan menyiraminya dengan air. Diamkan lubang hingga beberapa hari hingga mengering.
  • Setelah sampai 2-3 hari, berikan 25 gram pupuk TSP. cara memberikannya dengan melingkari tiang panjat yang berjarak 10 cm dari tiang. Diamkan selama satu hari. Setelah itu anda boleh menanaminya.
  • Selain itu, anda juga bisa memberikan pupuk dari kotoran ayam yang sudah di campur tets tebu dan cairan empat. Fungsinya untuk menguatkan batang pohon buah naga.

Cara Menanam Buah Naga

cara menanam buah naga
pixabay.com

Jika anda sudah menemukan lokasi untuk menanam buah naga, selanjutnya Cakbagus akan memberikan tips menanam buah naga.

Berikut cara memindahkan bibit buah naga dari polybag ke kebun.

  • Satu tiang panjat membutuhkan empat bibit buah naga. Ke empatnya ditanam mengelilingi tiang panjat. Jaraknya sekitar 10 cm.
  • Menggali lubang tanam yang sudah dibuat dan di campur dengan tanah, pasir, dan pupuk. Dengan kedalaman mencapai 10-15 cm.
  • Memindahkan bibit buah naga dari polybag ke lubang tanam yang sudah di gali. Polybegnya di dalam tanahnya tidak apa-apa.
  • Menimbun bibit menggunakan tanah hingga padat.
  • Mengikat batang keempat bibit tersebut hingga menyatu dengan tiang. Pengikatan terus dilakukan ketika buah naga memanjang 20-30 cm.
  • Memotong tunas buah naga jika ia akan bercabang sebelum mencapai puncak tiang panjatan, sisakan satu saja. Jika sudah sampai tiang panjatan, buah naga boleh bercabang banyak, biasanya 5 cabang.

Pemeliharaan Buah Naga

cara menanam buah naga
pixabay.com

Memelihara menjadi faktor yang menjadi penting dalam menanam tanaman. Cara menanam yang baik jika tidak di dukung pemeliharaan, hasilnya tidak akan memuaskan.

Sedikitnya ada 5 hal yang perlu anda perhatikan dalam merawat buah naga.

  •  Pengairan

Menyiram buah naga 2 hari sekali pagi dan sore saat tidak hujan, namun jangan sampai airnya menggenang.

  •  Pemangkasan

Pangkaslah tunas jika pohonnya sudah mencapai tiang panjatan, dan sisakan satu saja. Hal ini agar pohon cepat tumbuh keatas

Setelah dewasa, memangkas tunas yang kira-kira tidak dibutuhkan, yang busuk atau yang terkena penyakit lalu timbun kedalam tanah agar tidak menular.

Memotong cabang buah naga jika sudah berbuah 4 kali dan menjadikannya bibit. Tetapi pastikan anda tidak memangkas semua cabang.

  •  Pemupukan

Sebaiknya menggunakan pupuk kandang dari kotoran ayam. Bila sudah kering, lebih bagus lagi jika di fermentasi. Bila menggunakan pupuk buatan, beri pupuk dengan unsur N yang lebih banyak. Menginjak dewasa beri pupuk dengan unsur P dan K yang banyak.

  •  Membersihkan Rumput

Hal ini dilakukan untuk memaksimalkan penyerapan pupuk dan unsur hara pada buah naga.

  •  Membasmi Hama

membersihkan hama dengan cara manual seperti, bekicot dan ulat. Hama berupa cendawan dan kutu bisa dibersihkan dengan biopestisida buatan sendiri.

  •  Pencahayaan yang Cukup

Tanaman buah naga merupakan sejenis kaktus, jangan sampai lokasi penanaman terlalu gelap. Lokasi yang baik adalah tengah lapangan yang sinar mataharinya mencukupi.

Menurut penelitian di Filiphina, bahwa menambah cahaya buatan matahari bisa mempercepat panen dan bisa dan berbuah di bukan musim panen.

Teknologi yang di teliti di Filiphina nyatanya sudah diterapkan di Banyuwangi dan berhasil.

Memanen Buah Naga

cara menanam buah naga
pixabay.com

Buah naga merah terkadang panen di bulan ke 8, namun jika beruntung di bulan ke 5 pun sudah berbuah. Sedangkan buah naga putih biasanya panen di bulan ke 10.

  •  Saatnya Panen

Pada umumnya buah naga memiliki ukuran 400-700 gram. Buah naga di anggap susah masak bila warnanya sudah merah penuh pekat.

Bila ditaruh di udara terbuka, buah naga bisa bertahan selama 10 hari. Lain lagi jika ditaruh di lemari pendingin, bisa sampai 1 bulan.

  •  Setelah panen

Biasanya buah naga bisa panen setiap 6 bulan sekali. Nah, setelah 2 bulan panen, lakukan pemupukan dan campur dengan kapur pertanian.

Itulah cara menanam buah naga yang baik dan benar.

jika anda ingin menghasilkan buah naga yang baik, silahkan ikuti langkah-langkah ini ya.

Alasan Utama Tanaman Buah Naga Tidak Berbuah

cara menanam buah naga
pixabay.com

Ada yang menanam buah naga selama 2 tahun lebih namun tidak berbuah. Alasannya simpel. Biasanya kurangnya cahaya matahari, tidak di pangkas, salah pupuk, kebanyakan air.

Yuk kita bahas satu persatu.

  •  Kurangnya Cahaya Matahari

Buah naga adalah sejenis kaktus yang bisa hidup di padang pasir. Jadi tanaman ini harus di tanam di lapangan yang luas.

Jangan sampai tanaman buah naga anda di tutupi oleh gedung tinggi, kebun sengon, kebun jati, dan benda-benda tinggi lainnya.

Alangkah lebih bagus lagi jika ditambahkan pencahayaan buatan berupa lampu di malam hari, seperti yang dilakukan di Banyuwangi.

  • Salah Pupuk

Awal mula pertumbuhan, anda harus memberi pupuk yang memiliki kandungan N nya banyak. Di masa siap berubah, kandungan P dan K bisa diperbanyak.

  •  Tidak di Pangkas

Tanaman buah naga tidak di pangkas akan membuang banyak energi untuk membuat daun bukan untuk berubah.

  •  Kebanyakan Air

Buah naga yang cocoknya di padang pasir dan bukan seperti padi yang tumbuh di sawah. Air yang terlalu becek akan membusukan batang, aturlah suapaya kebun buah naga tidak menggenang saat hujan selesai.

Itulah cara menanam buah naga yang baik dan benar. Jika anda ingin membudidaya buah naga ikuti langkah-langkah seperti yang di atas, insha Allah berhasil.

Alasan para para petani membudidaya buah naga adalah karena buah naga kaya akan manfaat bagi kesehatan. Diantara manfaat kesehatannya sebagai berikut:

Manfaat Buah Naga Bagi Kesehatan

  • Membantu mengurangi berat badan.
  • Membantu detoksifikasi.
  • Mencegah resiko kanker.
  • Mencegah diabetes.
  • mengatasi batuk dan asma.

Manfaat Buah Naga bagi Kecantikan

  • Menjaga kelembaban kulit.
  • Membantu mengobati jerawat.
  • Menyehatkan kulit dari dalam.
  • Mencegah penuaan dini.

Manfaat Buah Naga Bagi Ibu Hamil

  • Menjaga kestabilan tekanan dan gula darah.
  • Mencegah anemia.
  • Menambah tenaga dan kekuatan.
  • Meningkatkan kekebalan tubuh.
  • Menguatkan gigi dan tulang.
  • Memperbaiki sistem pencernaan.

Kesimpulan

Menanam buah naga dibutuhkan kesabaran dan ketekunan, karena hasil yang akan di dapatkan nanti akan lebih besar dari lelah dan capek ketika merawat tumbuhan buah naga ini.

Terima kasih.

Semoga bermanfaat.

 

 

 

 

Abdhi Mujahid Jangan Bosan Jadi Orang Baik

Jenis Bunga Matahari

Abdhi Mujahid
6 min read

Jenis Ayam Petarung

Abdhi Mujahid
4 min read

Jenis Ayam Kalkun

Abdhi Mujahid
4 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *