Abdhi Mujahid Jangan Bosan Jadi Orang Baik

Cerita Masuk Pesantren Sintesa

4 min read

Setiap hari kehidupan kita sering mendapatkan kejutan dari Allah. Kita tidak tahu jalan mana yang harus kita tempuh, namun Allah tahu yang terbaik buat kita lalui.

Terkadang apa yang kita inginkan, tidak selalu menjadi yang terbaik buat kita. namun Allah tahu yang terbaik untuk kita.

Ketika kita di hadapkan dengan sesuatu yang mustahil pun, terkadang mudah bagi Allah, jika memang itu yang terbaik buat kita.

Di bawah ini adalah sedikit cerita singkat saya, tentang Perjalanan Menimba Ilmu Di Pesantren Sintesa.

jIka Anda penasaran, baca terus ya. Jika tidak, Anda cukup membagikan saja ke saudara atau teman terdekat Anda. hehe.

Awal Mula Mengenal Pesantren Sintesa

Pesantren Sintesa Magetan
pixabay.com

Detik-detik terakhir kelulusan, terkadang sebagian orang kebingungan untuk menentukan masa depan selanjutnya, selalu saja di pusing kan oleh beberapa pilihan, atau sama sekali belum memiliki pilihan.

Mau kerja, atau mau melanjutkan pendidikannya kembali? Ya, kira-kira seperti itu.

Pada momen yang pas, kakak saya menelpon, dan menanyakan tentang kelanjutan hidup saya. Namun saya tidak memberikan jawaban, karena saya belum memiliki tujuan yang pasti.

Kemudian kakak saya menyarankan untuk nyantri lagi di Pesantren Sintesa.

Pada saat itu saya tidak tahu tentang Pesantren Sintesa. Baik dari tempatnya, keunggulan nya apa, kegiatan sehari-harinya ngapain saja, saya benar-benar tidak tahu.

Kemudian kakak saya mengirimkan link website Pesantren Sintesa, dan saya membacanya.

Ternyata Pesantren Sintesa adalah pesantren yang berbasis Tahfidz Qur’an dan Bisnis Online.

Setelah membacanya, saya tertarik dan ingin Mendaftar ke Pesantren Sintesa.

Daftar Menjadi Santri

Pesantren Sintesa Magetan
pixabay.com

Ketika saya membaca website resmi Pesantren Sintesa, saya rasa Pesantren Sintesa berbeda dengan pesantren lainnya.

Kok bisa?

Baca terus ya!

Membuat Vlog Youtube

Awalnya saya ingin datang langsung ke Pesantren Sintesa, untuk daftar sekaligus survey pondok.

Namun ketika saya baca mekanisme pendaftaran, ternyata pendaftaran melalui website Pesantren Sintesa langsung, dengan terlebih dahulu membuat Video Vlog, kemudian di upload ke chanel youtube.

Adapun isi konten Video Vlog sebagai berikut:

  1. Perkenalan.
  2. Tempat tinggal.
  3. Usia.
  4. Pendidikan terakhir.
  5. Alasan masuk Pesantren Sintesa.
  6. Video rumah (halaman depan, ruang tamu, halaman belakang).
  7. Video pernyataan orang tua (mengizinkan anaknya mondok di Sintesa).

Setelah membuat Video Vlog, kemudian di upload ke youtube, dan link video youtube yang baru kita upload, di kirimkan ke form pendaftaran santri baru, dan juga mengisi data diri.

Seleksi Tahap Pertama

Pesantren Sintesa Magetan
pixabay.com

Setelah mendaftar, kita akan di seleksi melalui telpon setelah pendaftaran di tutup.

Pada masa itu saya menunggu sampai pendaftaran di tutup.

Setelah pendaftaran di tutup, beberapa hari kemudian saya mendapatkan pesan singkat, bahwa panitia penerimaan santri baru Sintesa akan mengadakan wawancara, mulai dari pukul 08:00 WIB sampai 12:00 WIB, jika siap, harap konfirmasi, dan saya konfirmasi, insha Allah siap.

Setelah mendapatkan pesan singkat seperti itu, saya pantengin terus hanphone saya, untuk menunggu telpon dari panitia penerimaan santri baru Sintesa.

Sekitar pukul 10:00 WIB, saya pendapatkan telpon dari panitia penerimaan santri baru Sintesa, bahwa akan melakukan wawancara dan tes bacaan Al-Qur’an.

Setelah wawancara selesai, kemudian beralih ke video call untuk melakukan tes bacaan Al-Qur’an. Dan setelah selesa, saya hanya menunggu pengumuman melalui website sintesa dan fanspage facebook.

Pengumuman Pertama

Pesantren Sintesa Magetan
pixabay.com

Tepatnya pada tanggal 5 Agustus 2019 pada pukul 08:00 WIB, saya membuka website resmi Pesantren Sintesa, namun belum ada postingan terbaru, kemudian saya membuka fanspage Facebook Pesantren Sintesa, namun tetap sama, belum ada postingan terupdate.

Pada pukul 12:00 WIB, saya membuka kembali website dan fanspage Facebook Pesantren Sintesa, namun tetap belum ada postingan terupdate.

Pada pukul 16:30 WIB, saya membuka kembali website dan fanspage Facebook Pesantren Sintesa, dan Alhamdulillah sudah diumumkan dan saya lolos.

Baca terus untuk mengetahui perjalanan saya menuju Pesantren Sintesa.

Perjalanan Menuju Sintesa

Pesantren Sintesa Magetan
pixabay.com

Jarak tempuh kota Pandeglang Banten menuju Magetan bisa di bilang jauh, membutuhkan waktu kurang lebih satu hari satu malam.

Namun rencana saya pada saat itu, tujuannya ke klaten dulu, untuk bertemu dengan guru, meminta izin dan do’a restunya.

Saya berangkat jam 09:00 WIB. Tiba di terminal Pakupatan Serang pukul 12:00 WIB. Sedangkan bis menuju klaten berangkat pukul 14:00 WIB. Jadi saya menunggu kurang lebih dua jam di terminal Pakupatan Serang.

Dua jam menunggu, tibalah bis yang akan mengantarkan saya ke klaten. Kemudian bis melaju meninggalkan terminal Pakupatan Serang Banten.

Di perjalanan, saya ,makan nasi yang sudah di buatkan ibu, yang di simpan di Tupperware, dan minuman yang saya beli ketika di terminal Pakupatan Serang tadi.

Setelah itu saya tidur, dan pada pukul 21:00 WIB. Bis yang saya tumpangi, berhenti di race area indramayu, kemudian saya ke musola, untuk menunaikan ibadah solat isya dan magrib.

Setelah itu bis kembali melaju. Pada malam itu saya gunakan untuk tidur.

Dan menjelang subuh, pada pukul 04: 15 WIB. Saya tiba di klaten, dan saya turun di masjid Al-Aqsha Klaten Jawa Tengah.

Setelah itu, saya di antarkan teman ke Pondok Aridho, temapat saya nyantri dulu. Kemudian saya istirahat sejenak.

Pada saat itu saya tidak bertemu dengan guru saya, karena guru saya hendak mudik ke lampung. Saya hanya ngobrol melalui chatting whatsapp.

Pada pukul 13:00 WIB. Saya berangkat dari klaten menuju Pesantren Sintesa, tiba di Pesantren Sintesa Pukul 17:00 WIB.

Seleksi Tahap Kedua

Pesantren Sintesa Magetan
pixabay.com

Meski sudah di terima pada tahap pertama, bukan berarti sudah resmi menjadi Santri Sintesa. Tetap saja status nya adalah sebagai calon santri baru.

Yang di maksud seleksi tahap kedua adalah, masa adaptasi selama dua minggu, santri akan di nilai oleh panitia penerimaan santri baru, baik dari segi akhlak, disiplin dan lain-lain.

Jika pada seleksi tahap kedua tidak memenuhi sarat, bisa jadi di pulangkan dan tidak bisa menjadi Santri Sintesa.

Selama dua minggu itu saya beradaptasi, baik dengan lingkungan pondok, ataupun teman-teman.

Hingga tiba saatnya pengumuman.

Pengumuman Kedua

Pesantren Sintesa Magetan
pixabay.com

Pada pagi hari, semua santri di kumpulkan, baik santri lama, ataupun calon santri baru. Untuk mendengarkan pengumuman penerimaan santri baru.

Siapa saja yang tetap bertahan di Sintesa, Dan siapa saja yang di pulangkan.

Detak jantung berdetak tidak menentu, karena berharap namanya tidak di sebutkan dalam kategori calon santri yang di pulangkan. Kalau saya sih, bisa menyebutnya seperti di Indonesian Idol. deg deg ser.

Lumayan berkesan, meskipun baru dua minggu baru kenal, tetapi keakaraban sudah melekat, jadi sangat di sayangkan jika salah satu dari teman saya ada yang di pulangkan.

Kegiatan Sehari-hari di Sintesa

Pesantren Sintesa Magetan
pixabay.com

Di bawah ini adalah kegiatan Santri Sintesa yang di prioritaskan:

  • Sholat wajib 5 waktu berjamaah.
  • Sholat Tahajjud
  • Sholat Dhuha setiap hari.
  • Tahfidzul Qur’an.
  • Puasa senin dan kamis.
  • Dzikir pagi dan petang.

Adapaun kegiatan ektrakurikuler seperti:

  • Footsal.
  • Foot Ball.
  • Voli Ball.
  • Swiming.
  • Run.

Jajanan  Santri Pesantren Sintesa          

Pesantren Sintesa Magetan
unsplash.com 
  • Makan Nasi Pecel (Rp 3.000).

Biasanya setelah talaqi, Santri Sintesa membeli Nasi Pecel untuk sarapan.

  • Makan Jenang (Rp 2.000).

Selain Nasi Pecel, Jenang juga salah satu makanan Favorit Santri Sintesa.

  • Makan Bakso (Rp 5.000)

Biasanya Santri Sintesa membeli Bakso keliling, yang sering mampir ke Pesantren Sintesa.

Tidak di sangka, ternyata jajanan disini lebih murah di bandingkan dengan jajanan di banten.

Quotes

Pesantren Sintesa Magetan
pixabay.com

Quotes di bawah ini saya dapatkan dari Santri Sintesa dalam acara Satu Jam Lebih Dekat.

Uang bilang dapatkan aku lupakan segalanya.

Waktu bilang ikuti aku lupakan segalanya.

Masa depan bilang perjuangkan aku lupakan segalanya.

Allah bilang dekati aku kuberikan segalanya.

-Ahmadi

Cerita ini saya tulis pada saat saya berada di Pesantren Sintesa selama satu bulan pertama.

Terima kasih Sudah Membaca.

Semoga bermanfaat.

Abdhi Mujahid Jangan Bosan Jadi Orang Baik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *