Mengapa Memilih Kami?

Kirim ke Seluruh Indonesia

Berpengalaman mengirimkan ternak ke seluruh kota bahkan sampai daerah pelosok.

Diantar Sampai Lokasi

Kami memeiliki kendaraan pribadi dan siap kirim ke lokasi khusus daerah sidoarjo.

Terpercaya

Perusahaan kami sudah mendapatkan banyak pelanggan dan mereka puas terhadap bibit puyuh kami.

Harga Terbaik

Harga terbaik yang kami berikann untuk anda. Karena kami lebih mengutamakan kepuasan konsumen.

Hubungi Kami

Galery Jual Bibit Puyuh Sidoarjo

Jual Bibit Puyuh Sidoarjo

Bisnis ternak puyuh mempunyai potensi yang besar dan menguntungkan karena pemeliharaan yang mudah dengan modal yang dibutuhkan tidak besar. Selain itu, kebutuhan telur dan daging puyuh untuk konsumsi semakin meningkat.

Burung puyuh memiliki bentuk tubuh yang mungil. Meskipun termasuk sejenis burung, akan tetapi puyuh tidak bisa terbang seperti burung lain. Biasanya puyuh hidup di sawah–sawah atau semak belukar. Masyarakat Jawa sering menyebut burung puyuh sebagai burung gemak.

Populasi burung puyuh semakin minim karena burung yang banyak dicari dan dimakan dagingnya. Daging puyuh mempunyai rasa yang sangat lezat dan manis sehingga banyak orang menyukainya. Namun, karena terus menerus dicari maka semakin langka keberadaan burung puyuh.

Tahap Beternak Puyuh

1. Pemilihan Lokasi Ternak

Sebelum membuat kandang untuk ternak burung puyuh, sebaiknya  terlebih dahulu bahwa lingkungan untuk beternak cukup ideal, seperti jauh dari jalan raya, bengkel, pasar atau sumber suara bising lainnya. Karena hal tersebut membuat burung puyuh stress dan akan sulit untuk memproduksi telur dan berkembang biak. Maka dari itu perlu diperhatikan pemilihan lokasi untuk kandang burung puyuh.

Berikut hal yang perlu diperhatikan dalam pemilihan lokasi untuk beternak puyuh :

  1. Letaknya mudah dijangkau. 
  2. Lokasi yang jauh dari sumber kebisingan.
  3. Pilih lokasi yang terbebas dari wabah penyakit.
  4. Hindari lokasi rawan banjir, atau bisa menggunakan kandang panggung yang memiliki tiang pondasi tinggi dan kokoh.

2. Persiapan Kandang Ternak Puyuh

Setelah ada lokasi yang cocok dan tempat untuk beternak, saatnya mempersiapkan kandang burung puyuh. Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pembuatan kandang :

  1. Mempunyai sirkulasi udara yang baik dan memungkinkan supaya cahaya matahari bisa masuk ke dalam kandang.
  2. Mempunyai temperature suhu berkisar antara 20–25°C dengan tingkat kelembaban sekitar 30 – 80%.
  3. Menjaga suhu puyuh tetap hangat dengan memberikan penerangan memakai lampu 25–40 watt pada siang hari dan menggunakan lampu 40 – 60 watt pada malam hari.
  4. Mempunyai model kandang yang ideal. Terdapat 2 jenis kandang puyuh yaitu sistem litter dan sistem sangkar (baterai)
  5. Mempunyai ukuran kandang 1 muntuk anak puyuh sejumlah 90 – 100 ekor. Kemudian saat umur puyuh 10 hari, jumlah anak puyuh sebaiknya dikurangi menjadi 60 ekor sampai berakhir masa anakan. Kemudian untuk selanjutnya untuk kandang ukuran 1 msebaiknya digunakan untuk 40 ekor puyuh hingga masuk masa bertelur.

3. Pembuatan Kandang Ternak Puyuh

Kandang yang dipakai untuk beternak burung puyuh terbagi menjadi :

1. Kandang Induk Pembibitan

Kandang jenis pertama ini mempunyai fungsi sebagai tempat indukan burung puyuh untuk pembibitan. Jenis kandang ini akan sangat mempengaruhi hasil dari produktivitas dan kualitas telur puyuh. Sesuaikan ukuran kandang yang dibuat dengan jumlah indukan burung puyuh yang akan dipelihara. Ukuran kandang puyuh idealnya untuk pembibitan ialah luasan kandang 200 muntuk 1 ekor puyuh dewasa.

2. Kandang Indukan Petelur

Jenis kandang yang kedua ini ialah untuk indukan puyuh yang dikhususkan menghasilkan telur. Ukuran kandang ini sama dengan kandang induk pembibitan. Akan tetapi bisa ditambah sedikit jumlah kepadatan puyuh pada kandang indukan petelur dalam satu kandang.

3. Kandang Anak Puyuh

Kandang jenis ketiga ini khusus dipakai untuk memelihara anak puyuh umur 1 – 2 hari atau 3 minggu. Dalam satu kandang bisa menampung sekitar 90 – 100 anak puyuh dengan ukuran ideal P x L x T = 100 x 100 x 40 cm dengan tinggi kaki kandang 50 cm.

4. Kandang Puyuh Umur 3 – 6 Minggu

Jenis kandang ini yang terakhir, biasanya dipakai untuk puyuh yang berumur 3–6 minggu. Biasanya jenis kandang ini memiliki alas seperti kawat ram

4. Persiapan Bibit Puyuh

Setelah kandang puyuh siap, selanjutnya yaitu persiapan bibit puyuh yang akan diternak.

1. Bibit Puyuh Petelur

Jenis bibit pertama ini khusus untuk produksi telur puyuh yang akan dijual. 

2. Bibit Puyuh Pedaging

Jenis bibit ini ialah sebagai penghasil daging sehingga dipelihara untuk tujuan dijual dagingnya. 

3. Bibit Puyuh Penghasil Telur Tetas

Selanjutnya ada bibit puyuh sebagai penghasil telur tetas. 

5. Perawatan Burung Puyuh

Selama masa pemeliharaan, peternak harus mempehatikan perawatan puyuh supaya bisa memberikan hasil panen yang optimal. Beberapa perawatan yang wajib dilakukan peternak puyuh ialah menjaga kebersihan kandang, pemberian pakan yang teratur dengan memperhatikan gizi pakan, melakukan pengontrolan terhadap penyakit, dan memeberikan vaksinasi dan obat pada puyuh.

Untuk puyuh petelur, masa perawatan masa bertelur puyuh juga harus diperhatikan dengan baik agar bisa memproduksi telur dengan maksimal.

6. Masa Panen Puyuh

sesudah masa perawatan dan pemeliharaan, inilah saat yang dinantikan para peternak yaitu masa panen. Untuk melakukan panen telur sebaiknya dilakukan pagi hari sebelum memberi makan (sekitar pukul 06.00). Telur hasil panen sebaiknya disimpan di suatu tempat dan pisahkan telur yang retak dari telur yang masih utuh.

Hubungi Kami

Bagikan Yuk: