Abdhi Mujahid Jangan Bosan Jadi Orang Baik

Materi Renang (Lengkap)

3 min read

materi renang

Materi Renang – Siapa sih yang nggak suka dengan olahraga renang?

Hemm, Kayanya semuanya suka deh dengan olahraga air yang satu ini, mulai dari anak-anak, dewasa hingga orang tua.

Selain menyehatkan.

Ternyata kegiatan olahraga renang ini bisa dijadikan sebagai pelengkap di waktu luang untuk menghilangkan penat.

Dan untuk saat ini olahraga renang sudah banyak di pertandingkan, baik yang nasional atau internasional.

Namun bagaimana sih sejarah renang yang sebenarnya?

Tahukah anda?

Untuk lebih jelasnya, yuk kita simak bersama-sama.

A. Sejarah Renang

sejarah renang
romadecade.org

Kegiatan renang sudah ada sejak ratusan abad yang lalu.

Salah satu bukti yang membenarkan adanya kegiatan renang dimasa lalu adalah temuan lukisan terkait perenang dalam dinding batu di dalam goa.

Dan dalam perlombaannya sendiri, kegiatan renang sudah dimulai di benua eropa sejak tahun 1800.

Pada saat itu perenang menggunakan gaya dada.

Sehingga olahraga renang diolimpiadekan pada tahun 1896 di Anthena.

B. Sarana dan Prasarana Renang

sarana renang
salamadian.com

Untuk sarana dan prasarana dalam kegiatan renang, diantaranya yaitu sebagai berikut:

1. Kolam Renang

Sedikitnya ada dua ukuran kolam renang yang digunakan, yaitu kolam renang sepanjang 50 meter untuk lintasan panjang. Dan ukuran 25 meter untuk lintasan pendek.

Sementara untuk kedalaman kolamnya sendiri mencapai 1,35 meter, mulai dari 1,0 meter lintasan pertama sampai paling sedikit 6,0 meter.

2. Lintasan

Lebar lintasan kolam renang minimum 2,5 meter. Dengan jarak dari tepi sekitar 0,2 meter di luar lintasan pertama dan terakhir.

Masing-masing dari lintasan tersebut terbagi oleh tali lintasan yang panjangnya sama dengan panjang lintasan.

Tali itu sendiri yang terbuat dari pelampung yang memiliki ukuran kecil dan diikat dengan seutas tali.

Pelampung tersebut bisa berputar apabila terkena gelombang, dan masing-masing pelampung dibedakan berdasarkan warnanya.

Warna pelampungnya ialah warna hijau khusus untuk lintasan 1 dan 8, warna biru khusus untuk lintasan 2,3,6 serta 7. Sementara warna kuning khusus untuk lintasan 4 dan 5.

3. Pengukur Waktu

Dalam pertandingan tingkat internasional, biasanya sudah dipasang papan sentuh pengukur otomatis pada kedua sisi kolam renang tersebut.

Ketebalan dari papan sentuh itu sendiri mencapai 1 cm. Perenang menyentuh papan tersebut ketika melakukan pembalikan dan finish.

4. Balok Start

Dalam setiap balok start ada pengeras suara yang berguna untuk membunyikan tembakan pistol sebagai tanda start.

Tak hanya itu saja, dalam balok tersebut juga ada sensor pengukur waktu yang akan mencatat perenang pada saat memulai meloncat dari balok start.

Ukuran balok start sendiri mencapai 0,5 x 0,5 m, dengan tinggi antara 0,5 m hingga 0,75 m dari permukaan air.

C. Peraturan Renang

peraturan renang
slamsr.com
  • Apabila seorang perenang yang mengganggu perenang lain dengan cara memotong jalan atau lintasan maupun cara lain dapat menyimpulkan pelanggaran.
  • Perenang harus berada pada lintasanya masing-masing sesuai dengan tempat atau keputusan panitia.
  • Apabila suatu pelanggaran mengancam kesempatan untuk menang bagi peserta. Maka ketua pertandingan berhak untuk memperkenankan peserta tersebut mengikuti lomba kembali dalam babak berikutnya.
  • Dalam semua nomor pertandingan, seorang perenang pada waktu berbalik harus menyentuh pada ujung kolam.
    Pembalikan harus dilakukan dari dinding dan tidak diperkenankan untuk mengambil langkah dari dasar kolam.
  • Berdiri di kolam pada waktu melakukan perlombaan tidak akan menyebabkan perenang diberhentikan. Kecuali jika ia berjalan.
  • Seorang peserta yang berenang sendiri harus menyelesaikan seluruh jarak renangnya dahulu untuk bisa dinyatakan menang.
  • Dalam nomor estafet, suatu regu akan di berhentikan jika ada perenang yang kakinya terlepas dari tempat start sebelum peserta terdahulu menyentuh dinding. Kecuali perenang yang melakukan kesalahan tadi kembali ke tempat start semula dan cukup pada dinding saja
  • Seorang perenang harus mengakhiri pertandingan dalam lintasan yang sama seperti pada waktu start.

D. Gaya Berenang

gaya renang
merdeka.com

Seperti yang sudah disebutkan tadi, ada beberapa gaya yang digunakan pada olahraga berenang.

Diantaranya ialah gaya bebas, gaya dada, gaya punggung dan gaya kupu-kupu.

Berikut sedikit penjelasan tentang gaya dalam berenang menurut Federasi Internasional:

1. Gaya Bebas

Sama seperti namanya, gaya bebas dalam renang tidak terkait dengan teknik-teknik dasar atau aturan tertentu.

Dalam gaya bebas, posisi badan harung menghadap ke arah permukaan air.

Kemudian kedua tangan bergerak seperti mengayuh.

Sedangkan untuk kaki di gerakan keatas dan bawah atau naik dan turun.

Sedangkan wajah menghadap kebagian permukaan air.

Para perenang boleh mengambil nafas dengan menoleh kearah kanan dan kiri diatas pemukaan air.

2. Gaya Dada

Dalam sejarah, gaya dada ini sangatlah terkenal dan hampir digunakan oleh para atlet dalam perlombaan.

Gaya dada memposisikan tubuh yang stabil dan kepala berada di luar dalam waktu yang cukup lama.

Gaya dada ini juga biasanya dikenal dengan sebutan gaya katak yang dimana dada dari perenang menghadap ke permukaan air.

Posisi tubuh dalam gaya ini selalu tetap, sedangkan kedua tangan akan bergerak seperti membelah air.

Dan pernafasan diambil pada saat mulut sedang berada di atas permukaan air.

Gaya ini sangat persis dengan gaya yang digunakan katak pada saat berenang.

3. Gaya Punggung

Pada gaya punggung ini memposisikan punggung berada diatas air.

Sedangkan wajah mengarah keatas, sehingga bisa leluasa mengambil nafas.

Pada gaya renang ini, para perenang hanya bisa melihat keatas.

Para perenang bisa mengira panjang lintasan dengan jumlah gerakan yang dilakukan.

4. Gaya Kupu-Kupu

Berenang dengan gaya kupu-kupu sering disebut juga dengan gaya renang lumba-lumba.

Posisi badan pada gaya ini dihadapkan ke permukaan air.

Sedangkan kedua kaki menendang ke arah atas dengan menendangnya.

Perenang yang menggunakan gaya kupu-kupu ini dituntut untuk mempunyai tenaga yang lebih kuat.

E. Manfaat Renang

gaya renang

Ternyata kebiasaan renang akan berdampak baik bagi kesehatan tubuh kita.

Maka dari itu, inilah manfaat renang bagi kesehatan.

1. Meningkatkan kekuatan otot dan tulang

Dengan berenang, otot dan tulang akan semakin kuat karena seluruh otot tubuh akan bergerak dan akan terbentuk sempurna.

2. Menyehatkan jantung dan paru-paru

Gerakan-gerakan ketika berenang bisa membuat aliran darah lebih lancar dan dengan sendirinya pernapasan akan terlatih menjadi lebih kuat dan panjang.

3. Sekaligus sebagai latihan kardio

Berenang mengharuskan kita terus bergerak. Jika tidak, kita akan tenggelam. Nah, gerakan yang terus menerus ini adalah olahraga kardio.

4. Menurunkan berat badan

Bagi yang bercita-cita menurunkan berat badan dengan sehat, berenanglah dengan rutin.

Dengan berenang selama setengah jam, setidaknya 200-300 kalori di dalam tubuh manusia akan terbakar.

Akan tetapi harus didukung juga dengan gaya hidup sehat lainnya.

5. Meningkatkan tinggi badan

Membiasakan berenang ketika masa pertumbuhan sangat membantu meningkatkan tinggi badan.

Berenang akan membantu pembentukan otot dan pertumbuhan tulang.

F. Penutup

Demikianlah materi renang yang dapat kami bagikan untuk anda. Semoga dengan adanya artikel ini bisa membantu anda untuk mencari referensi atau bagi anda yang sedang belajar renang untuk mengikuti perlombaan nasional maupun internsional.

Terimakasih. Semoga Bermanfaat.

Abdhi Mujahid Jangan Bosan Jadi Orang Baik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *