Abdhi Mujahid Jangan Bosan Jadi Orang Baik

Materi Tenis Meja (Lengkap)

5 min read

Materi Tenis Meja – Tenis meja ialah salah satu jenis olahraga yang menggunakan bola kecil yang cukup digemari oleh banyak orang.

Karena olahraga yang satu ini memang sangatlah unik dan menarik.

Tenis meja atau sering juga disebut dengan ping pong bukanlah olahraga yang menguras banyak tenaga.

Melainkan memberikan efek kesenangan bagi para pencintanya.

Sehingga buat anda yang tidak bisa olahraga berat, sangat disarankan untuk bermain tenis meja sebagai alternatif kegiatan olahraga anda.

A. Sejarah Tenis Meja

sejarah tenis meja

Yuk. Kita ketahui dahulu, bagaimana sih sejarah permainan tenis meja?

Dari berbagai macam sumber dan versi yang menyebutkan bahwa, tenis meja ditemukan oleh para tentara yang berasal dari Inggris yang pada waktu itu sedang bertugas ke India dan Afrika Selatan.

Dan setelah itu, mereka membawanya kembali ke Negara mereka.

Mereka mengatakan bahwa tenis meja adalah sebuah hobi yang memanfaatkan meja makan dan bola bagus.

Akan tetapi, permainan ini kurang diminati oleh masyarakat karena dianggap kurang menantang jika dibandingkan dengan tenis lapangan.

Sehingga, seiring dengan perkembangan zaman terciptalah berbagai inovasi terbaru yang dibuat oleh Ames W Gibb sang penemu bola seloluid dan Ec Goode dengan dipantulkan dan dipukul dengan menggunakan bet pemukul yang dilapisi dengan karet.

Dan hingga saat ini, temuan beliau masih digunakan.

Pada tahun 1921-1922 terlahirlah sebuah organisasi yang memiliki tujuan untuk menghidupkan olahraga tenis meja di masyarakat.

Organisasi tersebut yang bernama TTA atau Table Tennis Association asal Inggris dan ITTF Internationale de Table Tennis Federation yang memiliki anggota 140 Negara.

Semenjak adanya kedua organisasi tersebut, tentunya kepopuleran tenis meja semakin naik kejuaraan tenis meja di selenggarakan pada tahun 1926 di London.

B. Peraturan Tenis Meja

peraturan tenis meja

Sudah menjadi hal yang wajib, pada sebuah permainan pasti ada peraturan yang harus dipatuhi.

Karena dengan adanya peraturan ini akan membuat pemain menjadi lancar dan bisa diterima oleh setiap pemainnya.

Dan jika anda ingin bermain tenis meja, tentunya harus mempelajari peraturan tenis meja itu sendiri.

Karena jika ada kesalahan yang tidak disadari akan berakibat fatal.

Pada setiap pertandingan dipimpin oleh seorang wasit dan pembantu wasit.

Permainan ganda yaitu terdiri dari dua tim yang mengikuti permainan, kemudian dalam setiap tim beranggotakan 2 orang. Sementara permainan tunggal terdiri dari 2 orang yang bermain.
  1. Tata Cara Servis dan Pengembalian Bola

  • Servis dimulai dengan bola berada di tangan yang tidak memegang bet.
  • Bola harus di lambungkan ke atas dan tidak berputar dengan ketinggian sekitar 16 cm.
  • Ketika memukul bola, bola harus memantul dalam meja sendiri dan baru melewati net dan menyentuh meja lawan.
  • Servis dilakukan dari belakang batas pada akhir meja dan bola tidak boleh dihalangi oleh apapun dari pandangan lawan.
  • Setelah bola di lambungkan ke atas, tangan pemain yang tidak memegang bet harus disingkirkan dari bola dan net.
  • Meyakinkan wasit dan juga pembantu wasit adalah tanggung jawab dari pemain agar servis dianggap benar atau salah.
  • Jika wasit atau pembantu wasit merasa ragu mengenai sah atau tidaknya terhadap servis yang dilakukan pemain.
    Maka wasit bisa menghentikan permainan dan memberi peringatan pada pemain yang melakukan servis tersebut.
    Namun jika terjadi keraguan untuk kedua kalinya servis dianggap tidak sah.
  • Wasit boleh melonggarkan aturan servis jika pemain mengalami cacat.
  • Mengembalikan bola dilakukan dengan cara dipukul.
    Sehingga melewati net bagian atas dan menyentuh meja lawan.
  1. Tata Cara Permainan

  • Permainan Tunggal : Pemain 1 dan 2 yaitu lawan tanding, pemain 1 melakukan servis.
    Kemudian pemain 2 melakukan pengembalian dan pemain 1-2 melakukan pengembalian bola secara bergantian.
  • Permainan Ganda : Pemain 1-2 yaitu tim dan pemain 3-4 yaitu tim yang lain.
    Pemain 1 melakukan servis. Dan pemain 3 atau 4 melakukan pengembalian.
    Pemain 2 melakukan pengembalian lagi serta pemain ke 3 atau 4 menyesuaikan siapa yang melakukan pengembalian kedua.
    Jika yang pertama melakukan pengembalian ialah pemain 3 maka yang melakukan kedua ialah pemain ke 4 dan begitu seterusnya hingga rally berakhir.
  • Aturan lainnya dari Permainan Ganda ialah, Jika pemain penyandang cacat dan harus duduk di kursi roda.
    Maka tidak ada aturan pengembalian bola, namun apabila salah satu dari bagian kursi roda melewati batas maka dianggap poin bagi lawan.
  1. Pertandingan Dinyatakan Satu Let

Hal tersebut bisa terjadi jika:

  • Servis yang tidak sempurna dan dikembalikan oleh lawan.
  • Servis dilakukan ketika pemain lawan tidak siap atau pemain lawan tidak sedang berusaha memukul bola.
  • Gagal melakukan servis atau pengembalian yang sesuai dengan peraturan bahwa hal itu diluar kontrol pemain.
  • Pada waktu pertandingan di hentikan oleh wasit atau pembantu wasit.
  • Setelah bola memantul dari meja penerima ke arah pantulan menuju net.
  • Bola berhenti seketika di atas meja penerima.
  • Bola keluar sesudah mengenai bagian samping dari meja penerima.
  • Untuk memulai percepatan waktu.
  • Mengkoreksi servis, pengembalian dan tempat.
  • Menghukum dan memperingatkan pemain atau penasehat.
  • Kondisi pemain tidak memungkinkan.
  1. Pertandingan Dinyatakan Point

  • Pemain mendapatkan poin jika reli tidak dinyatakan set a limit.
  • Jika lawan gagal melakukan servis atau pengembalian yang benar.
  • Ketika Servis bola mengenai apa saja selain net dan daerah meja lawan sebelum dipukul oleh pemain.
  • Jika Bola keluar tanpa menyentuh meja.
  • Salah satu pemain menyentuh meja.
  • Pemain memukul bola 2 kali secara beruntun dengan sengaja.
  • Bola dipukul tidak menggunakan bagian dari daun Bet.
  • Pemain menggerakkan meja.
  • Tangan pemain yang tidak memegang bet menyentuh meja.
  • Untuk permainan ganda pemain dilakukan pengembalian tidak sesuai dengan urutan.
  • Pemain mendapatkan poin jika expedite diberlakukan dan pemain bisa mengembalikan bola sebanyak 13 kali setelah servis.

Sementara bagi pemain penyandang cacat, maka pemain akan mendapatkan poin jika memakai kursi roda apabila:

  • Lawan tidak sedang berada dalam posisi duduk yang sudah ditentukan yaitu pada belakang paha tidak menyentuh ketika memukul bola.
  • Tangan lawan menyentuh bola sebelum memukulnya.
  • Kaki lawan menyentuh lantai pada saat pertandingan berjalan.
  • Pada saat kursi roda lawan melewati garis tengah pada meja.

C. Satu Game/Set

Permainan dinyatakan menang oleh pemain jika pemain atau tim mendapatkan poin sebanyak 21 poin.

Kecuali terjadi juice yaitu poin seimbang sebanyak 20 poin, maka pemain atau tim harus menjadikan selisih skor sebanyak 2 poin.

D. Satu Pertandingan

Sebuah pertandingan tenis meja yaitu terdiri dari hasil terbaik dari keseluruhan set yang berjumlah ganjil seperti best of 3, best of 5, best of 7.

E. Cara Bermain Tenis Meja

materi tenis meja

1. Permainan Tunggal

  • Setiap bola yang mati akan mendapatkan nilai satu poin.
  • Servis dilakukan dengan bergantian jika sudah mencapai poin hingga kelipatan lima.
  • Pemegang servis bisa memukul bola dari segala penjuru lapangan.
  • Apabila terjadi deuce, permainan akan berakhir jika selisih nilai yaitu 2. Contoh: 15-13, 18-16.

2. Permainan Ganda

  • Setiap bola yang mati akan mendapatkan nilai satu poin.
  • Servis dilakukan secara bergantian jika sudah mencapai poin hingga kelipatan lima.
  • Pemain akan bergantian dalam menerima bola dari lawan.
  • Pemegang servis hanya bisa melemparkan bola ke ruang kamar dari sebelah kanan pemain lawan.
  • Permainan satu set akan berakhir apabila pemain sudah mencapai nilai 11 poin.
    Serta kemenangan diraih jika poin mencapai 3 atau 4 kali kemenangan set.
  • Apabila terjadi deuce, permainan akan berakhir bila selisih nilai yaitu 2. Contoh: 13-11, 15-17.
Baca juga: Materi Bola Voli

F. Teknik Permainan Tenis Meja

teknik tenis meja

  • Teknik Grip

Grip yaitu, sebuah teknik untuk memegang bet atau raket dengan cara genggaman yang digunakan harus senyaman mungkin.

Jika tidak, pemain akan kehilangan kontrol disaat memukul bahkan raket bisa terlepas dari genggaman.
 Ada 3 teknik grip yang bisa digunakan. diantaranya adalah berikut ini: 
  • Teknik Sakehad

Teknik ini ialah teknik yang sering digunakan di kawasan benua Eropa dan Amerika.

Dengan pemakaian teknik Shakehad ini, pemain tenis meja bisa menggunakan 2 sisi pemukul.

Teknik ini yaitu teknik yang cara memegang rakit ialah permainan jarak jauh.

 Adapun cara untuk melakukan teknik shakehad ini yaitu: 
  • Pegangan bet terletak diantara ibu jari dan telunjuk.
  • Jari telunjuk berada di permukaan bagian pada bawah bet.
  • Ketiga jari pada tangan memegang erat alat pemukul.
  • Teknik Penhold Grip

Teknik ini sering di sebut juga dengan Asia Grip, teknik dimana posisi tangan menyerupai posisi saat memegang sebuah pena.

Keuntungan memegang teknik ini yaitu teknik Forehand dan Backhand yang cepat.

Teknik ini bisa memakai satu sisi dari bet atau raket saja.

Cara memegang bet pada teknik ini yaitu dengan cara bet di arahkan kebawah.

Dengan pegangan raket hanya diapit oleh ibu jari dan telunjuk yang tepat berada diatas bidang pukulan bet.

Cara ini seperti saat kita memegang pena ketika akan menulis.

  • Teknik Semiller Grip

Teknik ini juga disebut dengan American Grip yang dimana teknik ini hampir mirip dengan Shakehand Grip.

Akan tetapi, yang membedakan kedua teknik ini yaitu terletak pada jari telunjuk yang berada tepat dengan sisi raket.

Sehingga raket berada pada sudut 90 derajat dari tubuh pemain.

Dibanding dngan Shakehand, teknik ini memiliki banyak kekurangan, seperti:

  • Sulit untuk melakukan penyerangan ke sudut lawan.
  • Kurang ampuh dilakukan pada waktu bertahan.
  • Sulit digunakan ketika akan melakukan pukulan backhand.

Namun bukan berarti teknik ini tidak memiliki keuntungan.

Berikut adalah keuntungan dari penggunaan teknik Smiller Grip:

  • Mudah untuk merubah bidang pemukul bola ketika permainan berjalan.
  • Lebih mudah menggerakan pergelangan tangan ketika melakukan forehand.
  • Mudah menghadang serangan dari pemain lawan.

Teknik Seemiller grip yaitu teknik yang harus di sesuaikan dengan tipe dari permainan dan juga menyesuaikan kenyamanan dari genggaman tangan pemain ketika bertanding.

  • Teknik Stance

Teknik ini sering disebut juga dengan teknik bersiap siaga yaitu teknik anggota tubuh pada waktu melakukan serangan dan pertahanan.

Ada 3 teknik stance yang bisa anda gunakan ketika bertanding.

Diantaranya: Side Stance, Square Stance, dan Open Stance.

  • Teknik Footwork atau Gerak Kaki

Teknik forkwork ialah teknik yang mengatur gerakan kaki dari pemain tenis meja.

Footwork yang digunakan pada permainan ini juga digunakan pada permainan ganda.

Footwork yang sering digunakan yaitu footwork 2 langkah atau rwo step footwork.

  • Teknik Pukulan Atau Stroke

Teknik ini ialah teknik terpenting yang ada pada olahraga tenis meja.

Karena jika kita bisa mengatur pukulan sesuai dengan keinginan, kita bisa dengan mudah mengincar kelemahan dari lawan dan kita akan menambah skor.

Teknik pukulan terbagi kedalam dua macam yaitu teknik forehand dan pukulan backhand.

  • Teknik forehand yaitu teknik yang mengutamakan kecepatan dalam memukul bola. Teknik ini ampuh digunakan untuk menyerang lawan.
  • Teknik Backhand kurnag cocok digunkan untuk melakukan pukulan keras. karena posisi tangan kurang pas mendapatkan power yang maksimal.
  • Posisi tangan harus berada di sisi tangan yang tidak berada memegang bet.

F. Penutup

Itulah materi tenis meja yang kami bahas dalam artikel ini. Semoga dengan adanya artikel ini bisa menambah wawasan dan juga menambah keahlian dalam memainkan tenis meja.

Semoga Bermanfaat.

Abdhi Mujahid Jangan Bosan Jadi Orang Baik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *