Abdhi Mujahid Jangan Bosan Jadi Orang Baik

Pengalaman Berlibur Ke Pantai Bagedur, Pulang Membawa Segudang Cerita

4 min read

Pantai Bagedur terletak di Desa Sukamanah Kecamatan Malingping Kabupaten Pandeglang Banten. Pantai ini terkenal dengan deburan ombak yang besar. Dikarenakan tiupan angin yang kecang membuat ombak semakin cepat datang ke bibir pantai.

Kali ini saya akan menceritakan tentang pengalaman berlibur ke Pantai Bagedur bersama teman-teman saya. Mulai dari perencanaan, pemberangkatan, hingga kegiatan dan pulang kembali.

Maka dari itu, baca terus ya.

Rencana liburan

Rencana Liburan Ke Pantai Bagedur
unsplash.com

 

Jika di tanya tentang liburan, semua orang ingin liburan bersama-sama, apalagi dengan teman kecil. Namun yang menjadi kendala adalah jarak yang memisahkan.

Ketika kecil memang selalu bersama, main layangan, main sepak bola, main kelereng, selalu bersama-sama. Namun disaat menginjak dewasa, semunya pergi merantau, ada yang meneruskan belajar, dan ada pula yang bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Ketika di negeri rantau, terbayang-bayang akan indahnya seperti dulu, yang selalu menjaga kebersamaan. Ketemu mudah, kumpul-kumpul mudah, bahkan main bersama tiap waktu.

Sekarang sangat sulit, ada pun kumpul tidak selalu lengkap, ada pun acara tidak berjalan, yang ada hanyalah rencana.

Namun pada liburan idul fitri kemarin, kami memaksakan untuk kumpul bareng, dan rencana liburan harus terlaksana.

Menentukan Tempat Wisata

Menentukan Tempat Wisata
unsplash.com

 

Rencana liburan kali ini tidak lagi menjadi rencana, namun memang benar-benar akan terlaksana. Semua pada mudik dan kumpul di rumah ketua pemuda, untuk membahas tentang tempat wisata yang akan menjadi tempat liburan.

Sebenarnya ada 3 pilihan tempat yang akan di jadikan tempat wisata.

  • Pantai Tanjung Lesung.
  • Pantai Sawarna.
  • Pantai Bagedur.

Namu kebanyakan dari kami lebih memilih pantai bagedur untuk menjadi tempat liburan.

Kenapa tidak memilih pantai tanjung lesung?

  • Pantai Tanjung Lesung sudah sering di kunjungi.
  • Perjalanan menuju Pantai Tanjung Lesung sedikit macet.
  • Biaya masuk yang lumayan lebih mahal.

Kenapa tidak memilih Pantai Sawarna?

  • Jarak tempuh menuju Pantai Sawarna lebih jauh dari Pantai Bagedur
  • Membutuhkan bahan bakar yang lebih
  • Mengatur waktu, di hawatirkan waktu lebih banyak di habiskan di perjalanan

Pantai Bagedur Menjadi Tempat Pilihan

Pantai Bagedur Malingping
unsplash.com

 

Kurang lebih tiga jam, waktu yang kami habiskan untuk menentukan tempat wisata yang akan kami jadikan tempat liburan.

Mengapa lama banget ya?

Iya, karena selain menentukan tempat tujuan, kami juga mengadakan temu kangen, sambil berbincang-bincang dan makan-makan serta di temanai beberapa cangkir kopi.

Sehingga suasana cair pada malam itu, Bisa berkumpul dan ngobrol bareng dengan bermacam-macam cerita yang di bawa dari tempat perantauan.

Seru kan! Baca terus ya. Karena akan lebih banyak lagi cerita yang seru dan menarik.

Menentukan iuran

Menentukan Iuran
unsplash.com

 

Setelah tempat tujuan wisata sudah di tentukan, selanjutnya kami menentukan jumlah iuran untuk memenuhi kebutuhan mulai dari berangkat, hingga kegiatan di Pantai Gagedur.

Awalnya Rp 100.000/satu orang. Namun ada yang kurang sependapat, dengan alasan kemahalan, akhirnya di turunkan menjadi Rp 50.000/satu orang. Dan semuanya sepakat, dan tidak ada yang merasa keberatan.

Menentukan Transportasi

Mobil Pick Up
unsplash.com

 

Jumlah iuran sudah di tentukan, langkah selanjutnya adalah menentukan transportasi. Yang kami butuhkan adalah transportasi yang tidak terlalu mahal.

Mengapa tidak memakai motor masing-masing?

Tidak. Karena kami ingin bersama-sama dalam satu mobil, guna mengenang kebersamaan yang dulu pernah kami buat bersama-sama.

Menentukan Menu Makan

Makan Ayam Bakar
unsplash.com

 

Tidak lengkap rasanya, jika liburan ke Pantai tidak makan-makan dan tidak bakar-bakar ikan. Maka dari itu, kami menentukan jenis ikan apa yang akan kami santap di pinggir Pantai nanti.

Ada 3 pilihan ikan yang di ajukan untuk di santap.

  • Ikan Mas di bakar.
  • Ikan Lele di bakar.
  • Ikan Gurameh di bakar.
  • Ayam bakar.

Sebelum melanjutkan membaca, kira-kira ikan apa yang akan anda pilih, jika anda liburan ke pantai?

  • Jika anda memilih Ikan Mas, berarti selera anda rendahan.
  • Jika anda memilih Ikan Lele, berarti selera anda lebih rendah lagi. Plus anda bisa di katakana orang yang kurang piknik, mengapa begitu? iya, masa ke pantai bakar-bakar ikan lele.
  • Jika anda memilih Ikan Gurameh, berarti selera anda level tinggi begitupun dengan isi dompet anda.
  • Jika anda memilih Ayam, berarti selera nada sedang-sedang saja.

Terus kami pilih yang mana?

Mau taukan!

Baca terus ya.

Menu yang kami pilih adalah ayam bakar dengan ikan gurameh. Biasanya sih kalau makan-makan biasa, kami hanya memilih Ikan Mas bakar di taburi Sambal Cobek. Apa sih sambal cobek ? googling aja. Tanya ke syaikh google. Nanti anda menemukan jawabannya.

Berhubung ini adalah momen yang jarang kami lakukan, yang bisa di lakukan setahun sekali, itupun tidak menentu. Maka kami memilih Ikan Gurameh dan Ayam bakar sebagai menu spesial untuk makan-makan di tepi Pantai Bagedur.

Mulai Berangkat

Trip Pantai Bagedur
unsplash.com

 

Rencana berangkat pukul 08 : 00. Namun karena ada sebagian barang yang belum terkumpul, sehingga waktu yang sudah di tentukan harus tertunda.

Barang tersebut adalah alat-alat untuk membakar ikan, seperti : kayu bakar, serabut dan bumbu-bumbu masakan.

Selain itu juga, barang yang tertinggal adalah nasi. Karena memang untuk nasi memasak di rumah, menerima usulan dari ketua. Alasannya agar tidak menyita banyak waktu. Yang di bakar di pantai hanyalah lauk pauknya saja.

Setelah semuanya lengkap, keberangkatan siap di mulai, dan doa pun di panjatkan setelah semuanya naik ke atas mobil.

Kondisi mobil terbuka membuat suasana lebih cair, karena mobil yang kami sewa adalah mobil Pick Up. Kami bisa langsung bertabrakan dengan angin, di setiap jalan yang kami tempuh.

Mobil mulai melambat, dan kami mampir terlebih dahulu di pasar binuangeun, untuk membeli ikan gurameh, karena untuk ayam sudah kami persiapkan dari rumah.

Setelah Ikan Gurameh kami dapatkan, kemudian kami melanjutkan perjalanan menuju Pantai Bagedur yang Lokasinya tidak terlalu jauh dari Pasar Binuangeun, tempat kami membeli ikan tadi.

Di pertigaan depan terlihat ramai, dan sedikit macet, dan kendaraan lain perlahan memasuki gapura yang bertuliskan Selamat Datang di Pantai Bagedur.

Semua kendaraan ngantri untuk membayar tiket yang di jaga oleh petugas pantai. Setelah itu kami parkir mobil terlebih dahulu dan memilih tempat untuk bakar-bakar.

Bagaimana sih keseruan berlibur di Pantai Bagedur?

Baca terus ya.

Kegiatan di Pantai Bagedur

Foto DI Pantai Bagedur

Setelah kami menemukan tempat yang cocok untuk membakar ikan, tanpa basa basi lagi, kayu bakar yang di bawa di turunkan dari mobil dan di bakar. Namun ada juga yang membersihkan ikan.

Api semakin membesar, dan menghabiskan kayu bakar yang kami bawa, dan asap tebal pun menebarkan rasa perih karena tertiup angin yang mengarah ke mata kami.

Setelah api pergi meninggalkan arang, baru lah kami membakar ikan. Aroma sedap tercium enak. Mungkin karena dari bumbu-bumbu ikan yang sedang kami bakar.

Selain membakar ikan, ada juga yang menyiapkan tempat untuk makan bersama, sehingga di saat ikan sudah matang, semuanya sudah siap di santap.

Tidak menunggu lama lagi, ikan sudah matang menebar aroma yang lezat. Kemudian kami makan bersama dengan lahap. Dan ada pula yang mengabadikan momen dengan kamera DSLR ya.

Makan bersama selesai, dan kami membersihkan tempat makan serta  minum es jeruk, sambil ngobrol ringan.

Setelah itu kami pergi ke bibir pantai, untuk merasakan atmosfir ombak Pantai Bagedur, yang terkenal besar dan tinggi.

Deburan ombak terdengar menabrak batu karang yang berdiri di pinggir pantai. Tak sedikit pengunjung lain yang berlalu lalang untuk mengabadikan momen di Pantai Bagedur.

Pantai Selatan memang memiliki ombak yang besar dan tinggi seperti :

  • Pantai Sawarna.
  • Pantai Bagedur.
  • Pantai Binuangeun.

Dan masih banyak lainnya.

Pulang

Pulang Dari Pantai Bagedur
unsplash.com

 

Acaranya tidak terlalu banyak, hanya makan bersama, ngobrol ringan, dan berfoto bersama.

Kalau sekedar makan-makan, mengapa harus ke pantai ?

Kan di Restoran bisa ?

TIDAK ! beda suasana dan beda rasa. Soalnya yang kami cari adalah kebersamaan yang kami ciptakan sendiri, dan kenangan untuk di ceritakan kemudian hari.

Hari semakin sore, dan matahari mulai tenggelam, pengunjung mulai meninggalkan pantai, dan kami pun mulai bergegas untuk pulang.

Setelah mobil terparkir, kemudian kami memasukkan barang-barang yang kami bawa sebelumnya. Mobil keluar gerbang pantai, dan kami mulai melaju meninggalkan Pantai Bagedur.

Rasa lelah menghampiri di saat kami berada di mobil menuju perjalanan pulang, sehingga kami hanya terdiam dan menyaksikan pemandangan sekitar jalan yang di hiasi pepohonan karet dan kelapa.

Menjelang magrib tiba di kampung halaman, dan kami pulang ke rumah masing–masing untuk membersihkan diri dan istirahat.

See You Next Again.

 

 

Abdhi Mujahid Jangan Bosan Jadi Orang Baik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *