Pengertian Seni Kolase

Pengertian Seni Kolase

Pengertian Kolase – Kreatifitas dalam dunia seni ialah hal yang tidak dapat dipungkiri untuk dapat memperkuat eksistensi sebagai seniman.

Seorang seniman selalu melihat segala sesuatunya dari sudut pandang kreatifitas, maka dari itu banyak ditemukan hasil-hasil karya seni luar biasa yang tercipta dari hal-hal yang tidak terfikirkan sebelumnya.

Salah satu karya seni menakjubkan ialah seni Kolase. Karya seni yang satu ini dapat merubah barang-barang yang tidak terpakai di sekeliling anda menjadi sebuah karya yang sangat indah dan menakjubkan.

A. Pengertian Kolase

Pengertian Kolase
muraimedan.com

Kolase Ialah karya seni rupa dua dimensi yang menggunakan bermacam-macam perpaduan bahan.

Selama bahan itu bisa dipadukan dengan bahan dasar, akan menjadi karya seni kolase yang dapat mewakili persaan estetis orang yang melihatnya.

Seni kolase berbeda dengan seni pahat, lukis atau cetak, dimana karya yang dihasilkan tidak lagi memperlihatkan bentuk asal material yang dipakai.

Misalnya pada seni lukis, dari kanvas putih menjadi lukisan yang berwarna-warni. Di dalam seni kolase, bentuk asli dari material yang digunakan harus tetap terlihat.

Jadi jika menggunakan kerang-kerangan atau potongan-potongan foto, material itu wajib masih dapat dikenali bentuk aslinya walaupun sudah dirakit menjadi satu kesatuan.

B. Sejarah Seni Kolase

sejarah kolase
tulisanviral.info

Setelah mengetahui pengertian kolase, yuk kenali terlebih dahulu sejarah kolase.

Dalam sejarahnya, seni kolase berkembang pesat di Venice, Italia, kira-kira pada abad ke17.

Selanjutnya seni ini terus berkembang hingga Perancis, Inggris, Jerman, dan kota-kota lain di Eropa.

Kolase menjadi media yang digemari kalangan seniman, karena memiliki keunikan dan mempunyai kreativitas tinggi.

Pelukis Georges Braque, Pablo Picasso dan Max Ernst terkenal dengan karya lukis memakai teknik kolase kertas, kain dan bermacam-macam objek lainnya.

Henri Mattise ialah salah satu seniman yang beralih kepada seni kolase saat jari-jari tangannya terserang arthritis sehingga tidak mampu melukis lagi.

Pemanfaatan bahan baku kolase yang beragam akan menghasilkan karakter bentuk kolase yang unik dan menarik yang bisa dibedakan menjadi kolase dua dimensi dan kolase tiga dimensi untuk fungsi yang berbeda.

C. Unsur-Unsur Seni Kolase

pengertian kolase
dekoruma.com
  • Titik Dan Bintik

Titik ialah unit unsur rupa paling terkecil yang tidak mempunyai ukuran panjang dan lebar.

Sedang bintik ialah titik yang sedikit lebih besar. Unsur titik pada kolase bisa di ciptakan dari butir-butir pasir laut. Sedang bintik bisa di ciptakan dari  lada atau biji-bijian yang berukuran kecil dan sejenisnya.

  • Garis

Garis adalah perpanjangan dari titik yang mempunyai ukuran panjang namun relatif tidak mempunyai lebar.

Ditinjau dari jenisnya, garis dibedakan menjadi garis lurus, garis lengkung, garis putus-putus dan garis spiral.

Unsur garis pada kolase bisa di ciptakan dari potongan kawat, lidi, batang korek, benang dan sebagainya.

  • Bidang

Bidang ialah unsur rupa yang terjadi karena pertemuan beberapa garis. Dan bidang dibedakan menjadi bidang vertikal, Horizontal, dan melintang.

Aplikasi unsur bidang pada kolase bisa berupa bidang datar (2D) dan bidang bervolume (3D).

  • Warna

Warna adalah unsur rupa yang penting dan salah satu wujud keindahan yang bisa di serap oleh indera penglihatan manusia.

Dan warna secara fakta bisa di bedakan menjadi warna primer, sekunder dan tertier.

Unsur warna pada kolase bisa di ciptakan dari unsur cat, pita/renda, kertas warna, kain warna-warni dan sebagainya.

D. Bahan yang Digunakan Untuk Membuat Kolase

pengertian kolase
toriolo.com

1. Serutan Kayu

Untuk bahan kolase bisa memakai serutan kayu yang sudah di keringkanter lebih  dahulu.

Hal ini bertujuan agar warnanya tidak berubah, kemudian serutan kayu di potong-potong sesuai dengan ukuran yang di inginkan dan siap untuk ditempel.

2. Kaca

Kaca yang digunakan ialah bekas potongan kaca yang biasa di dapat di tempat orang yang memasang bingkai untuk gambar pajangan yang sudah tidak di pakai lagi.

Agar kaca berwarna bisa digunakan kaca biasa yang di cat.

Jika pemotong kaca tidak ada, kaca bisa di bentuk dengan cara mengetok atau menghempaskan ke atas permukaan yang keras.

Dengan cara seperti ini akan di peroleh ukuran kaca yang tidak teratur dan tidak sama besar. Dalam pengolahan kaca di harapkan lebih berhati-hati agar tidak terluka.

3. Batu

Batu yang cocok untuk dijadikan seni kolasi ialah batu akik, karena batu akik memiliki bermacam-macam warna, lalu di asah sehingga warnanya akan kelihatan lebih cemerlang.

4. Logam

Untuk kolase sebaiknya memilih bekas-bekas logam yang mudah di dapat, seperti kuningan, seng, dan aluminium.

Plat logam bisa di potong-potong terlebih dahulu dengan ukuran yang di inginkan, lalu baru didatarkan ke bidang dasar kolase.

5. Keramik

Keramik mempunyai warna yang cukup banyak. Untuk keperluan membuat kolase bisa dipakai bekas potongan keramik untuk lantai rumah. Bahan ini bisa di potong-potong, sesuai ukuran yang di inginkan.

6. Batok Kelapa

Untuk bahan kolase lebih baik memilih tempurung dari kelapa setengah tua hingga kelapa tua, lalu di bersihkan dari serat-serat sabut itu kemudian dihaluskan dengan ampelas.

Setelah halus, baru di potong dengan ukuruan yang di inginkan. Tempurung bisa di potong-potong dengan gergaji besi sesuai dengan ukuran yang di inginkan.

7. Biji-Bijian

Biji-bijian di peroleh dari tumbuh-tumbuhan, biji-bijian ini banyak juga jenisnya, demikian juga bentuk, ukuran, warna, dan teksturnya.

Dan biji-bijian ini alangkah baiknya di keringkan terlebih dahulu agar warnanya tidak berubah lagi, demikian juga penyusutannya.

Jika perlu, bisa juga di goreng tanpa menggunakan minyak.

8. Dedaunan

Daun-daunan ialah bahan kolase yang sangat mudah di dapat. Untuk di jadikan bahan kolase, di ambil daun kering atau daun yang sudah gugur dari pohonnya.

Pilihlah warna daun kering yang berbeda-beda agar dalam penyusunannya nanti menjadi sebuah lukisan atau desain yang lebih mudah dan menarik.

9. Kulit-Kulitan

Kulit-kulitan berasal dari kulit buah dan kulit batang pepohonan. Tidak semua kulit buah bisa di jadikan sebagai bahan untuk membuat kolase, demikian juga dengan kulit batang, kulit salak, kulit kacang tanah, kulit jeruk, dan kulit rambutan.

Kulit batang pohon yang bisa di gunakan untuk membuat kolase di antaranya rambutan, kulit pisang, dan kelopak bambu.

Semua kulit-kulitan haruslah di keringkan terlebih dahulu sebelum digunakan sebagai bahan kolase, lalu di potong-potong sesuai dengan ukuran yang di inginkan.

10. Kertas Bekas

Untuk bahan kolase sebaiknya memilih kertas yang berwarna. Semua kertas berwarna pada dasarnya bisa di gunakan untuk membuat kolase.

Kertas-kertas bekas sampul, majalah, poster-poster, almanak-almanak, kemasan rokok atau kemasan produk-produk industri bisa juga di gunakan sebagai bahan membuat kolase.

Dalam pemakaiannya, kertas di potong-potong sesuai dengan ukuran yang di inginkan.

E. Teknik Pembuatan Kolase

teknik membuat kolase
liputan6.com
  • Siapkan bahan dari barang bekas, seperti koran, majalah, atau kertas. Media dan perangkat yang diperlukan adalah kalender bekas/kertas gambar, pewarna, gunting pensil, dan lem.
  • Buatlah gambar bunga atau gambar lain yang anda inginkan di kalender bekas/kertas gambar.
  • Rencanakan penempelan bahan bekas tadi pada gambar yang sudah anda buat. Bahan bekas diberikan pewarna terlebih dahulu
  • Menggunting atau menyobek bahan bekas menjadi ukuran kecil.
  • Oleskan sedikit lem demi pada gambar yang akan ditempeli kertas.
  • Tempelkanlah guntingan atau sobekan bahan bekas tadi pada kertas yang sudah anda gambar.
  • Lakukanlah dengan rapi sesuai kemampuan kreativitas anda. Usahakan tempelan kertas tadi tertata dengan rapi sehingga hasil kolase juga rapid an bagus.

F. Manfaat Kolase Bagi Anak

 

pengertian kolase
pancabudi.sch.id

Kegiatan yang paling disukai anak-anak adalah kegiatan yang dinamis, termasuk kegiatan menggunting dan menempel potongan-potongan kertas, kain dan benda lainnya yang terdapat di sekeliling mereka.

Inilah Sembilan Manfaat Kolase Bagi Anak

  • Meningkatkan Kreativitas Anak.
  • Melatih Konsentrasi Anak.
  • Melatih Motorik Halus.
  • Mengenal Bentuk.
  • Mengenal Warna.
  • Melatih Memecahkan Masalah.
  • Mengasah Kecerdasan.
  • Melatih Ketekunan.
  • Meningkatkan Kepercayaan Diri Anak.

Selain manfaat yang sudah disebutkan di atas tadi, kolase juga dapat membantu meningkatkan kemampuan berbahasa anak dan melatih kepekaan estetis serta membangun rasa kepedulian terhadap lingkungan dengan menggunakan bahan-bahan yang berasal dari benda-benda yang sudah tidak terpakai, seperti kertas bekas, bungkus bekas, daun kering dsb.

G. Penutup

Itulah pengertian kolase yang dapat Cakbagus bagikan untuk anda, semoga bisa menambah pengetahuan dan membuat seni kolase.

Semoga Bermanfaat.

Abdhi Mujahid

Jangan Bosan Jadi Orang Baik

Tinggalkan Balasan