seni pertunjukan
Seni

Pengertian Seni Pertunjukan

Seni pertunjukan adalah sebuah karya seni yang kompleks karena pada dasar nya seni pertunjukan ini tidak hanya melibatkan satu jenis komponen saja, melainkan melibatkan berbagai jenis karya seni lainnya. Berikut Pengertian Seni Pertunjukan.

A. Pengertian Seni Pertunjukan

pengertian seni pertunjukan
boombastis.com

1. Menurut Wikipedia

Seni pertunjukan merupakan sebuah seni yang melibatkan aksi individu atau kelompok di tempat dan waktu yang sudah di tentukan.

Pada umumnya seni ini melibatkan empat unsur yaitu ruang, waktu, gerak tubuh dan penonton.

Seni pertunjukan juga bisa di kategorikan dengan seni teater, musik, tari dan sirkus.

Namun biasanya kegiatan tersebut lebih dikenal dengan istilah pertunjukan seni.

Seni pertunjukan lebih mengacu kepada seni konseptual yang tumbuh dari seni rupa dan sekarang mulai beralih ke arah seni kontemporer.

2. Menurut Para Ahli

  • Menurut Murgiyanto

Seni pertunjukan yaitu sebuah tontonan yang mempunyai nilai seni yang kreatif dimana tontonan tersebut ditampilkan di depan panggung dan dilihat oleh banyak penonton.

Murgiyanto juga menambahkan bahwa seni pertunjukan ialah sebuah seni yang mempertemukan dengan seni-sebi lainnya.

  • Soedarsono

Seni pertunjukan ialah sebuah seni rumpun baru yang berfungsi sebagai sarana ritual, hiburan masyarakat, dan presentasi ekstetis yang mengajarkan manusia berinteraksi sosial.

  • Anantarfi

Seni pertunjukan ialah sebuah media yang berfungsi untuk menyampaikan pesan moral kepada penonton dalam bentuk dialog maupun gerakan.

  • Malaranganjaya

Seni pertunjukan yaitu sebuah media untuk menyampaikan rasa dan karsa manusia.

  • Muhyani

Pendapat muhyani mirip dengan malaranganjaya, seni pertunjukan yaitu sebuah media untuk mengekspresikan cipta, rasa, dan karsa manusia.

  • Sapardi Djoko Domono

Seni pertunjukan ialah sebuah cabang seni yang memiliki tiga unsur yaitu sutradara, pemain dan penonton.

  • Edy Sadyawati

Seni pertunjukan ialah seni yang sudah di temukan sejak zaman prasejarah akhir. terutama pada zaman perunggu. Dan seni pertunjukan memiliki fungsi yaitu edukatif, religius, hiburan dan mata pencaharian.

  • Bagus Susetyo

Seni Pertunjukan yaitu sebuah ungkapan budaya dan wahana untuk menyampaikan nilai-nilai perwujudan dan norma estetika uang berkembang sesuai dengan zaman.

Itulah pengertian seni pertunjukan menurut dari berbagai sumber dan para ahli, selanjutnya kita akan mengetahui apa saja sih jenis-jenis seni pertunjukan?

Baca Juga: Pengertian Seni Patung

B. Jenis Seni Pertunjukan

jenis jenis seni pertunjukan
sastradududewo.blogspot.com

Adapun jenis-jenis seni pertunjukan adalah sebagai berikut:

1. Seni Musik

Seni musik ialah susunan bunyi suara yang berirama, lagu, nada, dan juga keharmonisan yang terbentuk dari komponen maupun alat yang dapat menghasilkan suara.

2. Seni Tari

Seni tari merupakan seni yang mempelajari tentang gerak tubuh yang dilakukan pada saat tertentu untuk menyampaikan suatu pesan dari seseorang ataupun kelompok.

3. Seni Teater

Seni teater ialah salah satu kesenian yang dipentaskan diatas panggung.

Seni teater juga merupakan seni drama yang menampilkan sikap manusia dengan gerak, nyanyian, tari, yang disajikan lengkap dengan dialog para pemainnya

4. Seni Akrobat

Seni akrobat ialah seni yang di tampilkan dengan melibatkan keseimbangan, koordinasi motorik dan ketangkasan.

5. Seni Sulap

Seni sulap merupakan gabungan dari berbagai jenis seni, seperti seni musik, seni tari, seni rupa dan seni-seni yang lainnya.

Seni sulap banyak diminati oleh kebanyakan masyarakat, karena seni yang satu ini bisa menghibur dengan kekuatan magis nya.

6. Seni Opera

Seni opera merupakan sebuah gabungan dari seni drama, seni musik, seni tari, dan seni rupa.

Baca Juga: Pengertian Seni Grafis

C. Unsur Seni Pertunjukan (Drama)

unsur unsur seni pertunjukan
indonesiakaya.com

1. Tema

Sebuah tema merupakan pikiran pokok yang mendasari seni pertunjukan. Tema bisa diambil dari mana saja, bisa dikaitkan dengan kehidupan pribadi, masyarakat, lingkungan atau percintaan.

2. Plot

Plot merupakan sebuah rangkaian peristiwa yang berjalan secara bertahap, sehingga bisa menghasilkan sebuah alur yang bagus.

3. Penokohan

Dalam penokohan akan berkaitan dengan hal-hal seperti:

  • Aspek Psikologis
  • Aspek Sosiologis
  • Aspek Psikologis

4. Dialog

Dialog ialah percakapan antar tokoh untuk merangkainya suatu kisah. Dialog harus mendukung dari suatu karakter dan mengungkapkan makna yang tersirat.

5. Bahasa

Bahasa ialah bahan dasar naskah dalam bentuk kata-kata dan kalimat. Kata dan kalimat tersebut harus menuangkan pikiran dan perasaan komunikatif dan efektif.

6. Ide dan Pesan

Ide dan pesan dalam seni pertunjukan harus bisa dituliskan dan dipentaskan diatas panggung sehingga penonton bisa terhibur.

7. Setting

Setting atau latar belakang ialah suatu keadaan tempat dan suasana terjadinya suatu adegan dalam sebuah pementasan.

Baca Juga: Pengertian Seni Tari

D. Fungsi Seni Pertunjukan

fungsi seni pertunjukan
mayung.id

Dibawah ini merupakan fungsi dari seni pertunjukan

1. Fungsi Religius

Awal pertumbuhan dari seni ini ialah karena adanya keperluan-keperluan ritual. Seni yang dimunculkan biasanya digambarkan dalam suatu gerak, suara maupun tindakan-tindakan tertentu.

Dalam perkembangan selanjutnya seni pertunjukan bertumpu pada aturan tradisi keagamaan yang berlaku.

Pada dasarnya seni pertunjukan adalah sebagai sarana untuk menyampaikan pesan religi.

2. Fungsi Sosial

Seni pertunjukan menjadi suatu media yang efektif untuk menyampaikan pesan-pesan yang membangun.

Seni pertunjukan juga sering digunakan untuk komunikasi sosial seperti pada wayang orang, wayang kulit, drama dan seni teater.

Biasanya seni pertunjukan sering dijadikan media penyampaian gagasan, kritikan dan penyampaian gagasan yang disajikan kepada masyarakat.

4. Fungsi Estetik

Fungsi estetik ialah menjadi ekspresi seniman untuk menyajikan bentuk karya seni pertunjukannya tidak komersil.

Seperti halnya pagelaran musik kontemporer atau tari kontemporer. Biasanya seni tingkat dewa seperti ini banyak digemari oleh artis papan atas yang mencintai di bidangnya.

5. Fungsi Ekonomi

Ada juga para seniman yang menyajikan sebuah seni pertunjukan selain sebagai alat untuk mendatangkan penghasilan, seni pertunjukan semacam ini bisa dirancang sesuai dengan kebutuhan dan kehendak pembuatnya.

Apapun bentuk seni yang di pertontonkan asalkan bisa memenuhi harapan dari penikmatnya, meskipun dalam berkesenian terkadang harus menyimpang dari norma estetik yang berlaku.

6. Fungsi Hiburan

Funsi seni pertunjukan sebagai hiburan tidak banyak memperlukan syarat, seni untuk kepentingan ini tidak terkait oleh misi tertentu, cukup sebagai bentuk seni yang bisa memberikan hiburan pada seorang atau sekelompok orang yang berada dalam lingkup sekitar pertunjukan.

Seni pertunjukan berguna sebagai sarana melepas kejenuhan dan menghilangkan stres bagi orang-orang yang sibuk dengan kegiatan keseharian.

Sebagai contoh saja, sudah banyak sekali festival-festival seni musik yang pada saat ini menjadi keperluan masyarakat sebagai media untuk menghilangkan diri dari rutinitas dan menjadikanya sebagai hiburan pelepas kegalauan.

Bahkan hiburan sudah menjadi salah satu menu wajib bagi masyarakat urban saat ini ialah menjelma sabagai gaya hidup, orang akan merasa tercukupi hasratnya jika mampu menyaksikan hiburan dari pementas seni yang mereka gemari.

7. Fungsi Kesehatan

Fungsi seni pertunjukan ialah kesehatan, seperti pada penderita gangguan psikologis maupun gangguan medis, pasien akan distimulasi dengan terapi musik yang akan disesuaikan dengan latar belakang seorang pasien.

Sudah banyak bukti bahwa dari terapi musik bisa dimanfaatkan untuk terapi penyembuhan penyandang autisme, penderita trauma suatu kejadian dan gangguan psikologis.

Baca Jga: Pengertian Seni Ukir

E. Contoh Seni Pertunjukan

contoh seni pertunjukan

1. Tari Pendet

Tari Pendet adalah salah satu contoh dari seni pertunjukan yang berasal dari Bali. Pertama kali tarian ini digunakan untuk pemujaan yang dipentaskan di pura. Dalam tarian ini menceritakan penyambutan atas turunnya dewata ke dunia.

Seiring berkembngnya waktu, tari pendet ini berubah nama menjadi “ucapan selamat datang” akan tetapi tanpa menghilangkan unsur-unsur religius dan sakral yang ada didalamnya.

2. Tari Klasik dari Keraton Surakarta

Tari Tradisional Klasik dari Keraton ialah tarian yang berasal dari Surakarta yang sudah ada sejak zaman kerajaan majapahit. Semua yang terkandung di dalam tarian ini ialah tradisi dari budaya lingkungan keraton.

Baik dari segi gerakan tariannya ataupun aturan-aturannya. Di dalam setiap gerakanya  mempunyai arti dan pesan yang tersirat, begitu juga pada iringan musik dan pakaiannya terkandung arti.

3. Angklung

Angklung ialah salah satu alat musik yang bernada ganda dan sudah berkembang di jawa barat sejak desember 1966.

Pada desember 2010 angklung sudah terdaftar sebagai karya seni warisan budaya non bendawi dan lisan manusia dari UNESCO.

Asal usul angklung ini dibuat dan dimainkan untuk memanggil dewi sri supaya turung ke bumi agar padi punya masyarakat tumbuh dengan subur.

4. Sendratari Ramayana

Sendratari ramayana ialah salah satu tarian legenda, tarian ini gabungan antara drama dan tarian tanpa dialog.

Sendratari ramayana ini diambil dari cerita ramayana dan asal usul seni sendratari ramayana ini dari GPH Djatikoesoemo untuk memperkenalkan wisata indonesia kepada dunia internasional.

Tarian ini pertama kali di tunjukkan pada tahun 1961, dan biasanya tarian ini di dihadirkan di candi prambanan pada musim kemarau pada hari selasa, kamis dan sabtu.

5. Reog

Reog ialah seni pertunjukan yang sudah ada pada tahun 1920 dan berasal dari jawa timur kota ponorogo. Dalam seni reog ini ada yang ditampilkan berbentuk kepala singa yang biasa disebut singa barong dan dihiasi banyak bulu-sampai terlihat seperti kipas raksasa.

Reog sendiri dikenal dengan berat nya hampir 50 kg yang digunakan oleh pemerannya menggunakan gigi.

Pada tarian ini selain harus kemampuan fisik, pemerannya harus  latihan spiritual seperti bertapa dan puasa. Reog juga sudah  dikenal dengan ilmu gaibnya.

6. Tari Barong Bali

Tari Barong ialah tarian khas Bali yang sudah ada pada jaman Hindu-Budha.

Tarian ini menceritakan perkelahian antara kebaikan dan kebatilan. Barong sendiri melambangkan kebaikan dan rangda melambangkan kejahatan.

7. Wayang

Wayang ialah salah satu tarian yang terkenal di Jawa dan Bali.  Wayang sendiri merupakan media awal masuknya agama hindu ke indonesia.

Dan awal cerita wayang ini yaitu di prasasti balitung pada abad ke IV dengan bunyi  “si galigi mawayang” cerita wayang ini sendiri memakai cerita ramayana dan mahabharata.

Wayang sendiri mempunyai banyak jenis yaitu wayang kulit, wayang golek, wayang orang, wayang motekar dan wayang rumput.

8. Tari Saman

Tari Saman ialah salah satu tarian yang berasal Dari suku gayo dan merupakan tarian yang populer juga sampai ke mancanegara.

Tarian ini menceritakan tentang pendidikan, keagamaan, sopan santun, kekompakkan dan kepahlawanan.

Tari saman ini tidak memakai alat musik sama sekali, akan tetapi memperagakan anggota badan untuk iringan musik dan nada nya seperti tepuk tangan, memukul dada, paha dan sebagainya untuk sinkronisasi gerakan penarinya tersebut.

9. Tari Kecak

Tari Kecak adalah salah satu tarian yang populer di Bali yang diciptakan oleh Wayan Limbak pada tahun 1930an.

Tarian ini beranggotakan puluhan laki-laki dengan formasi melingkar serta menyerukan kata “cak” dengan irama tertentu dan lengan di angkat.

Tari ini diambil dari kisah ramayana pada saat pasukan kera membantu rama melawan rahwana.

F. Penutup

Demikian ulasan lengkap tentang pengertian seni pertunjukan. Semoga kita makin cinta ya dengan seni-seni yang ada di Indonesia. Sehingga nantinya seni tersebut akan hidup terus.

Semoga Bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *