seni ukir
Seni

Pengertian Seni Ukir

Pengertian Seni Ukir – Seni ukir merupakan salah satu seni yang unik, dengan keunikannya, tak heran jika seni yang satu ini di bandrol dengan harga yang mahal di pasaran.

Maka dari itu, kali ini kita akan belajar tentang seni ukir hingga ke akar-akarnya. Agar nantinya kita faham terhadap seni ukir yang memiliki nilai jual tinggi ini.

Yuk! langsung saja.

Pengertian Seni Ukir

pengertian seni ukir
yourou.id

Kata ”ukir” diambil dari bahasa Inggris yang berarti “carving” artinya ukiran. Dalam bahasa Inggris mengukir adalah ” woodcarving”.

Seni Ukir adalah  sebuah kegiatan mengolah permukaan suatu objek dengan membuat perbedaan ketinggian dari permukaan tersebut. Sehingga menghasilkan sebuah produk karya seni yang memiliki bentuk permukaan yang tidak rata.

Biasanya ukiran tersebut dijadikan hiasan yang mengandung arti simbolis dan religius. Yang akan menghasilkan bentuk atau gambar hiasan yang berulang antara gambar ukiran satu dengan yang lainnya.

Banyak macam bahan yang bisa digunakan seni ukir, diantaranya kayu, batu, logam bahkan buah yang bisa menghasilkan karya seni ukir.

Pengertian Seni Ukir Menurut Para Ahli

Menurut Fun-Fun (2017)

Menurut Fun-Fun, seni ukir adalah sebuah karya seni yang terbuat diatas media kayu.

Menurut Tiara (2017)

Menurut Tiara, seni ukir adalah bentuk karya seni yang dibuat dari kayu dan biasanya digunakan untuk hiasan rumah, tokoh, dll.

Sudarmono dan Sukijo (1979) 

Seni ukir adalah sebuah seni yang menggoreskan atau memahat huruf dan gambar pada kayu, logam, batu sehingga menghasilkan bentuk timbul, cekung maupun datar sesuai dengan rencana.

Baca Juga: Pengertian Seni Patung

Sejarah Seni Ukir di Indonesia

sejarah seni ukir
beritabaik.id

Indonesia Mulai Mengenal seni ukir sezak zaman batu muda, yaitu sekitar tahun 1500 SM. Pada zaman itu nenek moyang sudah membuat ukiran dari bahan kapak batu.

Motif yang dibuat pada zaman itu sangat sederhana, biasanya hanya motif geometris yang berupa garis, lengkungan, titik dengan bahan dari tanah liat, batu dan kayu.

Bahan untuk membuat ukiran sudah berkembang yaitu dengan menggunakan perunggu, perak, emas dan lainnya.

Dan dalam proses pembuatannya itu yaitu dengan menggunakan media cor.

Motif yang digunakan pada zaman perunggu yaitu motif meader, pilin berganda, topeng serta binatang dan manusia.

Kemudian setelah islam masuk ke Indonesia, seni ukir mengalami perkembangan yang sangat cepat, dalam bentuk desain, motif dan produksi.

Ukiran biasanya dapat ditemukan di candi-candi dan prasasti yang dibuat oleh orang-orang terdahulu untuk memperingati para raja-raja.

Jenis ukiran juga bisa ditemukan pada senjata tradisonal, masjid, keraton, alat musik dan lain-lain.

Bukti-bukti sejarah pada periode tersebut bisa ditemukan pada candi penataran di Blitar, candi Prambanan dan candi lainnya.

Perbedaan Seni Ukir dan Seni Pahat

perbedaan seni ukir
beritabaik.id

Seni ukir sering kali dikaitkan dengan seni pahat, namun kedua ini sangatlah berbeda.

Seni pahat lebih bertujuan untuk menghasilkan karya tiga dimensi, seperti patung-patungan. Sedangkan seni ukir, pada umumnya hasilnya lebih mengarah pada benda.

Seni pahat ialah suatu kegiatan karya seni ukir yang dibuat dalam bentuk empat atau lima dimensi.

Sedangkan untuk seni ukir sendiri hanya menggunakan bidang datar saja. Kemudian dibentuk bagian-bagian cekung dan bagian-bagian cembung untuk mendapatkan suatu pola seni atau gambar tertentu.

Jenis-Jenis Seni Ukir

jenis seni ukir
ada2-saja.blogspot.com

Sedikitnya ada 6 jenis seni ukir yang dihasilkan oleh seniman diantaranya:

Ukiran Cembung

Ukiran cembung adalah berbentuk ukiran cembung, jenis ukiran ini banyak digunakan pada pembuatan relief.

Ukiran Susun

Ukiran susun merupakan suatu ukiran yang berbentuk bersusun-susun. Contohnya pada ukiran daun yang besar di bawah ukiran daun yang sedang dan kecil sehingga terjadi bentuk yang indah.

Ukiran Cekung

Ukiran cekung ialah suatu ukiran yang berbentuk cekung.

Ukiran Garis

Ukiran garis adalah bentuk ukiran yang diukir pada garis-garis gambarnya saja. Jenis ukiran garis sangat banyak digunakan pada logam sebagai ukiran guratan.

Ukiran Takokan

Ukiran takokan adalahu Suatu bentuk ukiran yang tidak menggunakan  bingkai, jadi ukiran ini memperlihatkan tepi-tepi batas ukiran saja. Ukiran takokan erat kaitannya dengan jenis ukiran krawangan.

Ukiran Tembus Krawangan

Ukiran tembus atau krawangan ialah suatu bentuk ukiran yang tidak menerapkan dasar, jadi ukiran ini dasarnya tembus. Sehingga sering digunakan untuk penyekat ruang, kursi, ukir tempel dan sebagainya.

Kayu sebagai salah satu media bahan utama ukiran berperan penting dalam pengerjaan suatu karya seni ukiran. Mendapatkan jenis kayu tertentu dalam pembuatan sebuah hasil karya akan menunjang hasil karya seni ukir yang menakjubkan.

Baca Juga: Pengertian Seni Grafis

Fungsi Seni Ukir

fungsi seni ukir
idntimes.com

Fungsi Hias

Adalah ukiran yang dibuat para seniman semata-mata hanya sebagai hiasan saja dan tidak mempunyai makna tertenu. Sebagai contoh ukiran hiasan dinding.

Fungsi Magis

Adalah ukiran yang dibuat mengandung simbol-simbol tertentu dan berfungsi sebagai benda magis yang berhubungan dengan suatu kepercayaan dan spiritual. Patung suku asmat adalah ukiran yang berfungsi magis.

Fungsi Simbolik

Adalah ukiran tradisional unik yang selain sebagai hiasan, bisa juga menyimbolkan hal-hal tertentu, hal-hal yang berhubungan dengan spiritual.

contohnya adalah seperti beberapa ornament rumah adat di Indonesia, seperti simbol ornament rumah adat Jawa Tengah.

Pada beberapa bangunan di Jawa biasanya dapat kita jumpai kayu yang terukir. Pada ornament tersebut mengandung makna simbolis. Seperti ayam jago, gunungan ular naga, banyu tretes, banaspati dan sebagainya.

Beberapa Bentuk dan Makna Ornamen

ornamen seni ukir
siar.com

Gunungan

Gunungan ialah simbol dari seluruh jagat raya, yang pusatnya ialah simbol keagungan dan keesaan.

Bentuk simbol ini mirip sekali dengan gunung. Faktanya, orang jawa memasang motif gunungan dirumah mereka sebagai harapan akan adanya ketentraman dan lindungan dalam rumah mereka.

Namun bisa juda diartikan gerbang atau pintu surge, karena biasanya gambar dalam gunungan ada gerbang besar yang bisa diartikan awal dan akhir.

Lung-Lungan

Kata “lung” sendiri memiliki makna batang tumbuhan yang masih muda. simbol ini berupa tangkai, buah, bunga dan daun.

Jenis tumbuhan yang sering digunakan ialah tumbuhan teratai, melati, kliwuh, beringin buah keben dan lain-lain.

Simbol ini dipercaya melambangkan kesuburan sebagai sumber penghidupan di muka bumi.

Wajikan

Adalah berasal dari kata wajik yaitu sejenis makanna yang berasal dari ketan yang dicampur dengan gula kelapa.

Patran

Adalah seperti bentuk daun yang disusun berderet-deret, biasanya patran diletakan pada bangunan yang sempit dan panjang.

Banyu Tetes

Ornamen ini bisa di tempatkan bersamaan dengan patran. Ornamen ini menggambarkan tetesan air hujan dari pinggiran atap yang berkilau memantulkan cahaya matahari.

Baca Juga: Pengertian Seni Tari 

Teknik Seni Ukir

teknik seni ukir
senibudayasia.blogspot.com

Carving

Teknik carving ialah seni chipping dan memotong pada bagian datar dari kayu untuk membentuk ukiran agar tampaknya menjadi tiga dimensi. Teknik ini biasanya dilakukan dengan menggunakan alat bantu seperti palut dan pahat, serta pisau ukir yang digunakan untuk memperjelas detail.

Chip Carving

Teknik ship carving pada umumnya dipakai pada potongan-potongan yang lebih besar dari pekerjaan seperti tunggul pohon atau kayu, serta menggunakan kapak dan pahat yang lebih besar. Teknik ini mwujudkan karya yang besar seperti patung dan melibatkan proses yang cukup rumit.

Pembakaran Kayu

Pembakaran kayu ialah teknik utama yang dipakai untuk menambah desain atau finishing kayu, namun beberapa seniman benar-benar memakai tehnik pembakaran untuk mengukir kayu kecil. Kayu yang sudah dibakar akan menghitam di sekitar ukiran akhir dan memperjelas kesan sehingga tampak lebih hidup.

Mengerik

Teknik mengerik ialah salah satu cara lama dan paling sederhana dalam teknik mengukir bagi pemula. Teknik ini hanya membutuhkan kurang lebih dari sepotong kayu dan pisau ukir.

Berlatih teknik seni ukir cukup rumit dan sulit meskipun tampaknya kelihatan mudah, bagi pemula untuk membuat ukiran dari teknik ini bisa menghabiskan waktu yang cukup lama.

Baca Juga: Pengertian Seni Pertunjukan

Motif Seni Ukir

macam motif seni ukir
apkpure.com

Motif Seni Ukir Jepara

seni ukir jepara
antarafoto.com

Jepara sudah terkenal dengan daerah yang mengolah berbagai jenis kayu dari kayu jati hingga mahoni. Hasil seni ukir jepara sudah terkenal pada aneka furniture atau peralatan rumah tangga seperti lemari dan tempat tidur. Bahkan ada suatu daerah yang menjadi pusat seni ukir dan pembuatan patung propesional di Jepara.

Motif Seni ukir jepara memiliki ciri khas sebagai berikut:

  • Motif jumbai dan daun yang berbentuk relung.
  • Ukiran daun berbentuk miring.
  • Bersifat fleksibel sehingga dapat diaplikasikan pada benda interior dan eksterior.

Motif Seni Ukir Yogyakarta

motif seni ukir yogyakarta
bestfunnytube.com

Motif seni ukir Jogjakarta adalah sebagai berikut:

  • Bentuk daun utama yang merelung-relung lemah gemulai dengan ukiran daun cekung dan cembung.
  • Unsur-unsur hiasan utamanya mirip dengan bentuk daun mahkota yang terjadi secara alami merupakan gubahan dari tumbuh-tumbuhan pada mahkota yang menjalar sulur-suluran sehingga menyerupai bentuk bunga.

Motif Seni Ukir Toraja

Motif Seni Ukir Toraja
erabaru.net

Motif seni ukir toraja cukup terkenal dan banyak dijual dan digemari oleh pecinta ukiran. Motif ini aplikasi utamanya pada kayu. Leluhur Toraja mengartikan bahwa ukiran dari Toraja memiliki arti bahwa setiap masyarakat Toraja harus mempunyai sifat yang saling membantu sesama baik keluarga atau bukan.

Ciri motif seni ukir Toraja adalah sebagai berikut:

  • Warna dasarnya berwarna merah.
  • Warna hitam yang banyak digunakan sebagai simbol tanah Toraja, sama pada kain yang biasa digunakan suku Toraja.
  • Merupakan hasil pengolahan unsur-unsur estetik dari titik, garis bidang, tekstur yang diorganisir sebagai kesatuan khusus.
  • Digunakan sebagai hiasan sarung dan pakaian.

Motif Seni Ukir Bali

seni ukir bali
scrollsawproject.com

Karya seni ukir bali sudah sering di eksor ke berbagai negara. Motif seni ukir Bali sangat populer, terutama di kalangan luar negeri dan umat beragama Hindu dan Budha. Banyaknya ukiran yang melambangkan dan mengartikan dewa dewi dari dua agama tersebut menjadikan seniman Bali sangat tersohor.

Biasanya pengukir Bali menggunakan media utama kayu, khususnya kayu Jati.

Ciri-ciri motif seni ukir Bali adalah sebagai berikut:

  • Angkup yang berikal pada ujungnya.
  • Semua bentuk ukiran daun, buah dan bunga berbentuk cekung dan cembung.
  • Benangnya berbentuk cembung dan miring sebagian tumbuh melingkar hingga pada ujung ikal.
  • Sunggar yang tumbuh dari ujung ikal benangan pada daun pokok.

Motif Seni Ukir Surakarta

seni ukir surakarta
kaskus.co.id

Motif seni ukir Surakarta juga tidak kalah indahnya.

Ciri khas ukiran Surakarta adalah sebagai berikut:

  • Ukirannya yang sangat lembut dan harmonis.
  • Penggunaan motif umumnya adalah pakis atau tanaman pakis yang sulurnya dibiarkan mengalir secara alami.
  • Ukiran Surakarta sangat banyak menggunakan pengaruh atau gambaran alam.

Motif Seni Ukiran Papua

seni ukir papua
limakaki.com

Suku asmat di Irian menggunakan karya seni ukirannya sebagai simbol atau perwakilan dari hasil seni yang mengalir pada darah suku tersebut.

Ciri khas motif seni ukir papua adalah sebagai berikut:

  • Gambar yang masih kasar.
  • Ukiran yang dibuat jelas dan besar.
  • Pada umumnya ukiran ini digunakan untuk topeng khas suku asmat, perahu, barang yang berguna untuk upacara tradisional lainnya.
  • Ukirannya digunakan untuk barang rumah tangga dan pendukung kehidupan manusia.

Penutup

Itulah ulasan lengkap tentang seni ukir beserta sejarah, unsur, fungsi teknik dan contohnya.

Semoga dengan membaca artikel ini kita lebih mengenal lebih dalam seni ukir.

Semoga Bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *