Abdhi Mujahid Jangan Bosan Jadi Orang Baik

Rumah Adat Kalimantan Timur

3 min read

rumah kalimantan timur

Rumah Adat Kalimantan Timur – Kalimantan Timur adalah wilayah yang mempunyai karakteristik khas dalam  masalah budaya.

Berbagai pakaian adat dan suku-suku yang populer seperti suku Dayak, menjadi identitas yang melekat dan terikat pada nama Kalimantan Timur.

Namun selain itu, ada beberapa jenis budaya lain yang harus terus melekat hingga sampai sekarang.

Budaya tersebut adalah rumah adat Kalimantan Timur. Rumah adat Kalimantan Timur disebut dengan Rumah Lamin. Sebenarnya rumah ini berasal dari rumah identitas milik Suku Dayak Kenyah.

Kemudian diputuskan menjadi rumah tradisional oleh pemerintah pada tahun 1967. Jika anda amati sekilas saja, Rumah Lamin terlihat begitu besar dan luas. Lantai rumah yang terlihat sangat lapang, tentu mampu ditempati oleh banyak orang.

Rumah Lamin mempunyai nilai-nilai filosofis tersendiri yang berada pada bagian-bagiannya. Ukiran khas pada bagian dinding, pagar, tangga, dan bagian rumah lainnya yang mempunyai nilai filosofis tuah sebagai penolak bala.

Filosofi Rumah Adat Kalimantan Timur

rumah adat kalimantan timur

Nilai filosofis lainnya merupakan ukuran bangunan yang besar, yang menunjukkan masyarakat Dayak sebagai masyarakat yang hidup secara bersamaan dan dalam gotong-royong.

Melihat karakter Rumah Lamin yang mempunyai ukuran yang begitu besar dan lebar tersebut, tentu membuat anda penasaran untuk mengetahuinya lebih mendalam lagi.

Bangunan dengan ukuran yang luas ini tersimpan berbagai tanda tanya tentang bagaimana karakteristik Rumah Lamin yang khas. Untuk itu, akan dijelaskan karakteristik Rumah Lamin sebagai rumah adat Kalimantan Timur berikut ini adalah penjelasannya:

Karakteristik Rumah Adat Lamin Begitu Unik

rumah kalimantan timur

Rumah Lamin adalah jenis rumah adat yang mempunyai gambaran luar berupa rumah yang dibuat seperti panggung. Lantai Rumah Lamin berada di atas tiang penyangga yang berbentuk tabung dengan jumlah yang banyak dan menyebar pada bagian bawah bangunan.

Ukuran rumah ini yaitu 300 m x 15 m x 3 m dan bisa menampung jumlah orang yang sangat besar, yaitu hingga 100 orang. Secara keseluruhan, Rumah Lamin terbuat dari kayu ulin yang merupakan kayu khas Pulau Kalimantan yang sangat kuat dan tahan dari lapuk.

Kayu ulin ini apabila terkena air, maka akan menjadi lebih kuat hingga seperti besi. Rumah Lamin juga mempunyai tangga yang mengantarkan pengunjung ke lantai rumah.

Selain beberapa tiang yang menyangga lantai rumah, juga terdapat tiang yang menyangga atap rumah dengan bahan pembuatan yang sama.

Itulah beberapa karakteristik Rumah Lamin sebagai rumah adat Kalimantan Timur yang megah dan luas. Gaya rumah tersebut yang khas dideskripsikan lebih lanjut dalam ciri khas Rumah Lamin.

Dengan mengetahui ciri khasnya, tentu gambaran mengenai Rumah Lamin sebagai rumah adat Kalimantan Timur akan bisa ditemukan secara menyeluruh. Berikut ciri khas dari rumah adat Kalimantan Timur yang menarik untuk diketahui.

Artikel Terkait: Rumah Adat Kalimantan Tengah

Ciri Khas Rumah Lamin Sebagai Rumah Adat Kalimantan Timur

rumah kalimantan timur

Ada beberapa ciri khas rumah adat Kalimantan Timur yang menarik untuk diketahui, adalah sebagai berikut:

1. Terdapat Ukiran

Ciri khas yang pertama dan menonjol dari Rumah adat Kalimantan Timur ini merupakan ukiran-ukiran etnik indah berupa gambar yang bermakna. Gambar-gambar yang diukir biasanya mempunyai motif makhluk hidup

Seperti tampilan wajah manusia, tumbuhan, hewan, dll. Menurut kepercayaan setempat, ukiran-ukiran yang dibuat tersebut mampu menjaga keluarga yang menempatinya dari bahaya ilmu hitam yang sewaktu-waktu menyerang.

2. Bahan Konstruksi

Bahan-bahan konstruksi yang digunakan merupakan kayu ulin, yang hanya bisa didapatkan di hutan Kalimantan. Kayu ulin adalah kayu yang terbaik dan bersifat sangat kuat, serta tidak mudah lapuk.

Kemudian jika terkena air, justru kayu ini bertambah keras dan kuat selayaknya besi. Maka karena itu, banyak orang yang menjulukinya dengan kayu besi, yang mana bisa dengan efektif digunakan untuk penyangga lantai dan dinding.

3. Warna Yang Khas

Rumah Lamin mempunyai ciri khas berupa warna-warna yang didesain kontras dan mampu menghiasi dasar dindingnya. Kuning, merah, hitam, biru, dan putih ialah warna-warna yang utama yang sering selalu digunakan dalam arsitektur Rumah Lanin ini.

Dalam makna filosofis, merah yaitu simbol keberanian, kuning yaitu simbol kewibawaan, putih yaitu simbol kebersihan jiwa, dan hitam yaitu simbol keteduhan.

4. Pembagian Ruangan

Ruangan dalam Rumah Lanin ini dibagi menjadi 3 ruangan, yaitu ruang tamu, ruang tidur, dan dapur. Wujud  dari ruang tamu merupakan ruang yang kosong dan panjang yang digunakan sebagai tempat menerima tamu atau ruang pertemuan adat.


Ruang tidur yang dimiliki dipisahkan berdasarkan jenis kelaminnya, yakni laki-laki dan perempuan. Terdapat juga ruangan tidur yang khusus bagi pasangan yang telah resmi menikah.

5. Tangga Dan Kolong Rumah

Tangga dalam Rumah Lanin difungsikan untuk mengantar tamu/pengunjung ke lantai rumah. Karena bentuknya ialah panggung, maka sangat diperlukan penggunaan tangga untuk menghubungkannya dengan dasar tanah. Tangga pun juga dibuat dari kayu ulin, sehingga tidak mudah lapuk atau dimakan rayap


Sedangkan kolong rumah merupakan ruangan terbuka di bawah rumah yang dihimpit dengan tiang-tiang penyangga yang tersebar di sepanjang bagian bawah lantai rumah. Kolong rumah biasa dipakai sebagai kandang sapi, kambing, atau kuda. Kolong rumah ini juga sering dipakai sebagai lumbung padi.

6. Aksesoris Rumah

Setiap rumah memiliki aksesoris rumah, demikian Rumah Lamin. Aksesoris rumah yang dimiliki biasanya adalah ornamen-ornamen tertentu serta kerajinan-kerajinan yang terbuat dari kayu.

Aksesoris lain yang dimiliki bisa berupa bahan-bahan yang terbuat dari logam, seperti guci emas, senjata, dll. Bagi masyarakat Dayak kuno, mereka menambahkan patung dewa yang mereka yakini sebagai penjaga rumah dari malapetaka.

Itulah beberapa ciri khas rumah adat Kalimantan Timur yang unik dan menarik untuk dipelajari. Rumah adat yang khas dengan bentuk fisik yang megah dan luas tentu memiliki arti budaya.

Kebudayaan itu tentu membuat Kalimantan Timur dijadikan sebagai salah satu wilayah di Indonesia yang kental akan budaya. Rumah adat Kalimantan Timur perlu dilestarikan bersama agar menjadi simbol utama untuk wilayah Kalimantan Timur.

 

 

Abdhi Mujahid Jangan Bosan Jadi Orang Baik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *